Rabu, 02 September 2026

Materi Ajar (Kamis, 3 Oktober 2026)

✨ KURIKULUM MERDEKA ✨ 📚 JURNAL HARIAN

📌 IDENTITAS PEMBELAJARAN

👩‍🏫 1. Nama Guru : Purwanti, S.Pd.
📅 2. Hari / Tanggal : Kamis, 3 Oktober 2026
🏫 3. Fase / Kelas : Fase A / Kelas 1
🔢 4. Mata Pelajaran : Matematika
🧩 5. Materi : Penjumlahan Berulang
🚀 6. Pertemuan Ke : 4
🌟 APERSEPSI HARI INI

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu’alaikum Wr. Wb. 🌸

Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu ya! 😃✨

Sudahkan anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya anak-anak, shalat adalah kewajiban utama kita sebagai seorang muslim 🕌. Dimana Allah SWT sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya.

☝️ Mengenal Kebesaran Allah SWT:
Allah adalah Al-Khaliq (Zat yang Maha Pencipta) yang menciptakan kita, Al-Malik (Zat yang Maha Memelihara) yang memelihara kehidupan kita dengan sebaik-baiknya keadaan, dan Al-Razzaq (Zat yang Maha Memberi Rezeki) yang tidak pernah berhenti mengalirkan rezeki serta nikmat-Nya secara berulang-ulang setiap hari 🎁.

Tahukah kamu? Sama seperti nikmat dari Allah Al-Razzaq yang diberikan secara terus-menerus dan berulang, hari ini kita akan belajar tentang angka-angka yang ditambahkan secara berulang melalui materi Penjumlahan Berulang! Kemarin anak-anak sudah hebat sekali mempelajari penjumlahan hitung maju, dan hari ini kita akan melangkah lebih seru lagi! ➕🔢✨

Hari ini di Pertemuan Ke-4, mari kita belajar menghitung penjumlahan berulang dengan gembira dan penuh semangat! Sudah siap? Yuk, kita mulai belajar dengan membaca Basmalah bersama-sama! 🚀📚

Materi Matematika Kelas 1 - Penjumlahan Berulang

Matematika Kelas 1 SD

Materi: Penjumlahan Berulang

1. Identitas Mata Pelajaran

Capaian Pembelajaran Matematika (CP 2026):
Peserta didik menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 20. Mereka dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret, gambar, serta mengenali pola penjumlahan berulang sebagai dasar konsep matematika secara fleksibel dan bernalar kritis.

Tujuan Pembelajaran Matematika:

  • Penjumlahan Berulang
  • Menjumlahkan bilangan berulang dengan benar.

Rincian Kegiatan Pembelajaran:

  • Menonton video lagu edukasi "Kelompok Benda dan Penjumlahan Berulang" Joyful
  • Latihan hening sejenak (mindful breathing) untuk mengamati kelompok benda secara fokus Mindful
  • Bermain kelompok fisik "Mengelompokkan Permen dan Stik Es Krim" ke dalam piring plastik Joyful
  • Mengkorelasikan penjumlahan berulang dengan kehidupan nyata (membeli paket buah, kelopak bunga) Meaningful
  • Menghitung jumlah benda dalam setiap wadah dengan teliti dan penuh kesadaran Mindful
  • Menuliskan kalimat matematika penjumlahan berulang dari objek visual sederhana Meaningful

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Penjumlahan Berulang:

  1. Tahap 1 (Konkret): Mengelompokkan benda konkret ke dalam beberapa wadah dengan jumlah isi yang sama banyak.
  2. Tahap 2 (Visual): Mengamati gambar kelompok benda dan menyebutkan jumlah kelompok serta isi tiap kelompok secara lisan.
  3. Tahap 3 (Simbolik): Menyusun pola kalimat matematika penjumlahan berulang (misal: 2 + 2 + 2 = 6).
  4. Tahap 4 (Aplikasi): Menyelesaikan masalah dan soal cerita sehari-hari yang berkaitan dengan penjumlahan berulang secara mandiri.

Materi Pokok: Penjumlahan Berulang

Alokasi Waktu: 2 x 35 Menit (1 Pertemuan)

Model & Metode Pembelajaran:

  • Model: Problem Based Learning (PBL) berbasis Pembelajaran Mendalam (Deep Learning).
  • Metode: Eksplorasi Konkret, Permainan Kelompok, Tanya Jawab, Penugasan.

Media & Alat Peraga:

  • Piring plastik kecil dan stik es krim / manik-manik warna-warni
  • Kartu gambar kelompok benda (misal: piring berisi kue)
  • Video Edukasi YouTube
  • Papan saku bilangan
  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Bergambar

2. Pendahuluan: Apersepsi & Keagungan Allah Swt.

Anak-anak hebat, tahukah kalian bahwa keteraturan di alam semesta ini diciptakan oleh Allah Swt. dengan sangat rapi? Mari kita bersyukur melalui 3 sifat keagungan-Nya:

  • Maha Mencipta: Allah menciptakan anggota tubuh kita secara berpasangan dan teratur, seperti 2 mata, 2 telinga, serta tangan yang jari-jarinya sama banyak di kiri dan kanan.
  • Maha Memelihara: Allah memelihara alam dengan pola yang teratur. Bunga-bunga mekar dengan jumlah kelopak yang sama di setiap tangkainya.
  • Maha Memberi Rezeki: Allah memberikan kita rezeki berupa makanan dan buah-buahan yang tumbuh berkelompok rapi di pohon untuk kita nikmati bersama.

Pertanyaan Pemantik:

"Perhatikan jari tangan kanan dan kiri kalian! Jika satu tangan punya 5 jari dan tangan satu lagi punya 5 jari, bagaimana cara kita menghitung gabungannya? Mengapa Allah menciptakan bilangan berulang yang sama pada tubuh kita?"

3. Pembukaan: Review Materi Sebelumnya (Penjumlahan Hitung Maju)

Sebelum belajar penjumlahan berulang, mari kita ingat kembali materi minggu lalu tentang "Penjumlahan Hitung Maju". Pilihlah jawaban Benar (B) atau Salah (S)!

  1. Menghitung maju artinya kita melangkah ke kanan pada garis bilangan. ( B / S )
  2. Hasil dari 5 + 3 dengan hitung maju adalah 8. ( B / S )
  3. Jika kita berdiri di angka 4 lalu melompat maju 2 langkah, kita sampai di angka 5. ( B / S )
  4. Hitung maju membuat jumlah bilangan menjadi semakin banyak. ( B / S )
  5. Hasil penjumlahan 6 + 4 sama dengan 10. ( B / S )

4. Inti Pembelajaran: Video & Penjelasan Materi

🎬 Tonton Video Pembelajaran Ini Yuk!

Mari menyimak penjelasan seru tentang konsep penjumlahan berulang di sini:

▶ Tonton Video: Penjumlahan Berulang Kelas 1 SD

A. Konsep Penjumlahan Berulang

Penjumlahan Berulang adalah menjumlahkan bilangan yang sama secara berulang-ulang.

Kuncinya: Ada beberapa kelompok/wadah, dan setiap kelompok berisi jumlah benda yang sama banyak.

B. Contoh Kehidupan Sehari-hari

Mari kita lihat contoh benda di sekitar kita:

Kue di Atas Piring:

Ada 3 piring. Setiap piring berisi 2 kue donut.

🍩🍩      🍩🍩      🍩🍩

Piring 1 + Piring 2 + Piring 3

2 + 2 + 2 = 6

(Angka 2 dijumlahkan berulang sebanyak 3 kali, hasilnya adalah 6)

Balon dalam Ikat:

Ibu membeli 4 ikat balon. Setiap ikat berisi 3 balon.

🎈🎈🎈      🎈🎈🎈      🎈🎈🎈      🎈🎈🎈

Kalimat Matematika: 3 + 3 + 3 + 3 = 12

(Angka 3 dijumlahkan berulang sebanyak 4 kali, hasilnya adalah 12)

5. Penutup: Asesmen Formatif

Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang benar!

[Tingkat Mudah]

1. Bentuk penjumlahan berulang dari 2 + 2 + 2 hasilnya adalah ..............

2. Jika ada 2 sarang burung dan masing-masing berisi 4 telur, maka bentuk penjumlahannya adalah 4 + .... = 8

[Tingkat Sedang]

3. Edo mempunyai 3 kantong kelereng. Setiap kantong berisi 5 kelereng. Bentuk penjumlahan berulang seluruh kelereng Edo adalah .... + .... + .... = 15

4. Gambar 4 piring yang masing-masing berisi 3 jeruk dapat ditulis dengan kalimat penjumlahan berulang: 3 + 3 + 3 + 3 = ..............

[Tingkat Sukar]

5. Siti membeli 5 bungkus roti. Setiap bungkus berisi 2 roti. Tuliskan bentuk penjumlahan berulang dan hitung jumlah seluruh roti yang dibeli Siti!

Jawab: ........................................................................................................

🔑 Kunci Jawaban

Review Materi (Benar/Salah):

1. B | 2. B | 3. S | 4. B | 5. B

Isian Formatif:

  1. 6
  2. 4
  3. 5 + 5 + 5
  4. 12
  5. 2 + 2 + 2 + 2 + 2 = 10 (Total ada 10 roti)

6. Kesimpulan Materi

Penjumlahan berulang adalah menjumlahkan angka yang sama secara berulang-ulang sesuai dengan jumlah kelompoknya. Dengan memahami konsep ini, kita dapat menghitung jumlah benda yang dikelompokkan dengan cepat dan mudah!

7. Catatan Evaluasi Pengajaran (Refleksi Guru)

Aspek Evaluasi Deskripsi / Catatan Lapangan
Kendala Pembelajaran
  • Siswa terkadang tertukar antara jumlah wadah (kelompok) dengan jumlah isi benda di dalam wadah saat menuliskan angka penjumlahan.
  • Beberapa siswa masih teliti menghitung satu per satu benda, belum terbiasa menjumlahkan angka berulang secara langsung.
Tindak Lanjut (Solusi)
  • Menggunakan media piring plastik transparan dan benda konkret warna terang agar perbedaan wadah dan isi terlihat jelas.
  • Melakukan latihan lisan berulang secara klasikal dengan lagu hitung kelompok.
  • Pendampingan berpasangan bagi siswa yang membutuhkan bimbingan hitung dasar.
Data Ketuntasan Siswa

Siswa yang paham utuh: (Diisi setelah pembelajaran selesai)

Siswa yang belum paham: (Diisi setelah pembelajaran selesai)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar