Rabu, 30 September 2026

Materi Ajar (Kamis, 1 Oktober 2026)

🌈 Belajar Yuk Kelas 1 ✨

Pembelajaran Harian · Kurikulum Merdeka

👩‍🏫
Nama GuruPurwanti, S.Pd.
📅
Hari / TanggalKamis, 1 Oktober 2026
🎒
Fase / KelasFase A / Kelas 1
🔢
Mata PelajaranMatematika
🔁
Pertemuan Ke2
⭐
Hari Ini Kita BelajarSeru Bersama!
➖
MateriPENGURANGAN
🍎🍎🍎🍎🍎
5 − 2 = 3
Ada 5 apel, dimakan 2, sisanya 3 🍎🍎🍎
💬 Apersepsi: Yuk, Mulai dengan Doa!

Bismillahirrahmanirrahim 🤲
Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Apa kabar, anak sholih/ah? 😊 Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah kalian shalat subuh hari ini? 🕌 Jangan lupa ya, Nak. Shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya. Yuk, kita kenali tiga kebesaran Allah, lalu kita hubungkan dengan pelajaran Matematika hari ini!

🌍Allah Maha Khaliq (Pencipta)

اللَّهُ خَالِقُ كُلِّ شَيْءٍ
QS. Az-Zumar: 62 — Allah Pencipta segala sesuatu.

Allah menciptakan apel, pisang, dan jeruk yang bisa kita hitung. 🍎🍌🍊 Ada 5 apel, lalu 2 apel diambil. Berapa sisanya? Itulah pengurangan!

🤗Allah Maha Malik (Pemelihara)

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
QS. Al-Fatihah: 2 — Allah Tuhan yang memelihara seluruh alam.

Allah menjaga kita dengan baik. Kita pun harus menjaga mainan dan makanan kita. Kalau 4 mainan dipinjam teman 1, kita jaga yang masih ada. Sisanya berapa? 🧸

🍚Allah Maha Razaq (Pemberi Rezeki)

إِنَّ اللَّهَ هُوَ الرَّزَّاقُ
QS. Adz-Dzariyat: 58 — Allah Maha Pemberi rezeki.

Allah memberi kita rezeki berupa makanan. 🍪 Ada 6 kue, kita makan 2 kue. Sisanya 4 kue. Jangan lupa bilang Alhamdulillah dan berbagi, ya!

Kemarin kita sudah belajar soal cerita pengurangan. 📖 Hari ini kita lanjutkan belajar pengurangan dengan lebih seru. Siapkan buku, pensil, dan semangatmu!

🎯Setelah belajar hari ini, aku bisa mengurangi dua bilangan dengan benar dan bersyukur atas nikmat Allah.

Ayo semangat belajar! 💪🌟

🍎🍎🍎🍎🍎

Matematika Kelas 1
Pengurangan dengan Benda Konkret

Kelas 1 SD/MI · Fase A · 3 × 35 menit

Identitas Mata Pelajaran

Capaian Pembelajaran

Pada akhir Fase A, murid memiliki rasa bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100. Murid dapat membaca, menulis, membandingkan, dan mengurutkan bilangan. Murid juga dapat menyelesaikan masalah sehari-hari yang melibatkan penjumlahan dan pengurangan dengan bantuan benda konkret, gambar, dan simbol.

Catatan guru: ini rangkuman CP Matematika Fase A. Silakan cocokkan redaksinya dengan dokumen CP resmi dari Kemendikdasmen sebelum dicantumkan di perangkat ajar.

Tujuan Pembelajaran

Murid dapat menceritakan dan menuliskan pengurangan menggunakan benda konkret.

Kegiatan belajarKategori
Berdoa, bernapas pelan, dan menghitung ciptaan Allah di sekitar (apersepsi)Mindful
Menonton video pembelajaran penguranganJoyful
Memperagakan pengurangan dengan benda nyata (kelereng, tutup botol, daun)Meaningful
Bermain "Benda yang Pergi": satu teman mengambil benda, yang lain menebak sisanyaJoyful
Menceritakan pengurangan dari pengalaman sendiri (jajan, mainan, buah di rumah)Meaningful
Menuliskan kalimat pengurangan seperti 6 − 2 = 4 dengan tenang dan telitiMindful
Bersyukur di akhir pembelajaran atas rezeki yang dimilikiMindful

Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengenal arti "mengurangi": ada benda yang diambil, pergi, atau hilang.
  2. Menghitung jumlah benda awal, lalu memisahkan benda yang dikurangi.
  3. Menghitung benda yang tersisa.
  4. Menceritakan kejadian pengurangan dengan kalimat sendiri.
  5. Menuliskan cerita itu sebagai kalimat pengurangan (contoh: 6 − 2 = 4).

Materi

Matematika: Pengurangan (bilangan sampai 10)

Alokasi Waktu

3 × 35 menit

Model dan Metode Pembelajaran

Model: Problem Based Learning sederhana dengan pendekatan konkret–bergambar–simbol.
Metode: bercerita, demonstrasi, tanya jawab, permainan, dan penugasan.

Media dan Alat Peraga

  • Benda nyata: kelereng, tutup botol, batu kecil, daun, stik es krim, buah asli
  • Kartu angka 0–10 dan kartu tanda kurang (−) dan sama dengan (=)
  • Gambar cerita bergambar dan papan tulis
  • Video pembelajaran, laptop/proyektor
  • Kotak "benda ajaib" (kotak tertutup untuk menyembunyikan benda)
  • Kertas kosong dan pensil warna

Pendahuluan: Apersepsi Ayat

Ajak murid berdoa, lalu tarik napas pelan tiga kali. Tunjukkan 5 buah apel atau kelereng.

Allah Maha Mencipta. Allah menciptakan apel, pohon, dan tangan kita yang bisa menghitung.
Allah Maha Memelihara. Allah menjaga pohon apel agar tumbuh dan berbuah.
Allah Maha Memberi Rezeki. Allah memberi kita makanan setiap hari.

Terjemahan ringkas QS. 'Abasa: 24: "Maka hendaklah manusia memperhatikan makanannya."
Terjemahan ringkas QS. Hud: 6: "Tidak ada satu makhluk pun di bumi, kecuali Allah yang memberi rezekinya."

Pertanyaan Pemantik

  • Kalau kamu punya 5 apel lalu memakan 2, apa yang terjadi pada apelmu?
  • Siapa yang memberimu apel itu? Bagaimana caramu berterima kasih?
  • Kalau rezeki kita dibagi kepada teman, apakah kita rugi? Mengapa?
  • Mengapa kita perlu pandai menghitung sisa barang milik kita?

Pembukaan: Review Materi Sebelumnya

Materi pertemuan lalu: mengurangkan dengan cerita. Bacakan soal, murid menjawab dengan jari atau benda.

Soal 1. Ani punya 5 balon. 2 balon terbang. Berapa balon Ani sekarang?
Kunci: 5 − 2 = 3 balon

Soal 2. Budi punya 8 kelereng. Ia memberi 3 kelereng kepada adik. Berapa kelereng Budi sekarang?
Kunci: 8 − 3 = 5 kelereng

Inti Pembelajaran: Video dan Penjelasan

Video Pembelajaran

Tontonlah video tentang pengurangan untuk kelas 1. Guru dapat memilih video yang paling cocok lalu menempelkannya di sini.

Tonton Video Pengurangan di YouTube

Untuk menanam video langsung di Blogger: pilih satu video, klik Bagikan → Sematkan, lalu tempel kodenya di bawah tombol ini.

Apa itu Pengurangan?

Pengurangan berarti benda menjadi lebih sedikit karena ada yang diambil, dimakan, pergi, atau hilang. Tanda untuk pengurangan adalah − (dibaca "kurang").

Kata kunci cerita pengurangan: diambil, dimakan, terbang, pergi, hilang, diberikan, dipinjam.

Contoh 1: Apel di Meja

🍎🍎🍎🍎🍎🍎

Ada 6 apel di meja.

🍎🍎🍎🍎🍎🍎

Ibu mengambil 2 apel. Apel yang bersilang sudah diambil.

6 − 2 = 4

Cerita: "Ada 6 apel di meja. Ibu mengambil 2 apel. Sisa apel ada 4."

Contoh 2: Permen Adik

🍬🍬🍬🍬🍬🍬🍬
🍬🍬🍬🍬🍬🍬🍬

Adik punya 7 permen dan memakan 3 permen.

7 − 3 = 4

Contoh 3: Ayam di Halaman

🐔🐔🐔🐔🐔
🐔🐔🐔🐔🐔

Ada 5 ayam. 1 ayam pergi ke kandang.

5 − 1 = 4

Langkah Mengurangi dengan Benda Konkret

  1. Siapkan benda sejumlah bilangan awal. Hitung satu per satu.
  2. Ambil benda sebanyak bilangan yang dikurangi. Geser ke samping.
  3. Hitung benda yang masih tertinggal. Itu jawabannya.
  4. Ceritakan dengan kalimat: "Ada ... , diambil ... , sisa ... ."
  5. Tuliskan dengan angka: ... − ... = ... .

Kalimat Bercerita Pengurangan

"Ada 6 kelereng. Yang diambil 2 kelereng. Sisa kelereng ada 4.
Kalimat pengurangannya 6 − 2 = 4."

Ayo Bermain: Benda yang Pergi

  1. Guru menaruh 5 tutup botol di meja. Murid menghitung bersama.
  2. Murid menutup mata. Guru menyembunyikan 2 tutup botol.
  3. Murid membuka mata, menghitung sisa, lalu menceritakan dan menuliskannya.
  4. Bergantian dengan teman sebangku menggunakan benda yang berbeda.
Ingat: hasil pengurangan selalu lebih kecil dari bilangan awal. Kalau tidak ada yang diambil (− 0), jumlahnya tetap.

Penutup: Asesmen Formatif

Tugas Evaluasi

Nama: .........................................   Kelas: 1

Kesimpulan

  • Pengurangan berarti benda menjadi lebih sedikit karena diambil, pergi, atau hilang.
  • Kita dapat menghitung sisa dengan benda nyata, lalu menceritakan dan menuliskannya.
  • Contoh penulisan: 6 − 2 = 4 dibaca "enam kurang dua sama dengan empat".
  • Kita bersyukur kepada Allah Yang Maha Memberi Rezeki dan belajar berbagi dengan teman.

Kesimpulan Pengajaran (Diisi Guru)

Kendala Pembelajaran

Tindak Lanjut

Siswa yang Paham dan Belum Paham

 

Selasa, 29 September 2026

Materi Ajar (Rabu, 29 September 2026)

✨ KURIKULUM MERDEKA ✨ 📚 JURNAL HARIAN

📌 IDENTITAS PEMBELAJARAN

👩‍🏫 1. Nama Guru : Purwanti, S.Pd.
📅 2. Hari / Tanggal : Rabu, 30 September 2026
🏫 3. Fase / Kelas : Fase A / Kelas 1
📖 4. Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
💌 5. Materi : Memahami Cara dan Kalimat Mengucapkan Terima Kasih
🚀 6. Pertemuan Ke : 2
🌟 APERSEPSI HARI INI

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu’alaikum Wr. Wb. 🌸

Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu ya! 😃✨

Sudahkan anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya anak-anak, shalat adalah kewajiban utama kita sebagai seorang muslim 🕌. Dimana Allah SWT sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya.

☝️ Mengenal Kebesaran Allah SWT:
Allah adalah Al-Khaliq (Zat yang Maha Pencipta) yang menciptakan kita dengan hati yang lembut, Al-Malik (Zat yang Maha Memelihara) yang senantiasa memelihara dan menjaga diri kita, serta Al-Razzaq (Zat yang Maha Memberi Rezeki) yang melimpahkan nikmat luar biasa berupa kebaikan orang-orang di sekitar kita 🎁.

Tahukah kamu? Cara paling indah untuk bersyukur atas nikmat dari Allah Al-Razzaq dan membalas kebaikan sesama adalah dengan mengucapkan "Terima Kasih". Kemarin anak-anak sudah hebat sekali mempelajari Hobi Sinta dan Benda yang ada di dapur, dan hari ini di Pertemuan Ke-2 kita akan belajar Memahami Cara dan Kalimat Mengucapkan Terima Kasih dengan santun! 🙏😊✨

Mari kita belajar mengucapkan terima kasih dengan senyuman dan tutur kata yang santun! Sudah siap? Yuk, kita mulai belajar dengan membaca Basmalah bersama-sama! 🚀📚

Materi Bahasa Indonesia Kelas 1 - Memahami Cara dan Kalimat Mengucapkan Terima Kasih

Bahasa Indonesia Kelas 1 SD

Materi: Memahami Cara dan Kalimat Mengucapkan Terima Kasih

1. Identitas Mata Pelajaran

Capaian Pembelajaran (CP 2026):
Peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan kepada teman sebaya dan orang dewasa tentang diri dan lingkungan sekitarnya. Peserta didik mampu memahami informasi dari teks lisan, visual, dan audiovisual sederhana, serta mampu menyampaikan ungkapan santun (terima kasih, maaf, tolong) secara lisan dan tertulis dengan tepat dan penuh kasih sayang.

Tujuan Pembelajaran:

  • Menyampaikan kalimat terima kasih sesuai konteks serta membuat kartu ucapan terima kasih untuk Ayah dan Ibu.

Rincian Kegiatan Pembelajaran:

  • Menonton video lagu edukasi "Ungkapan Terima Kasih dan Kasih Sayang Orang Tua" Joyful
  • Latihan hening sejenak (mindful breathing) untuk merenungkan kebaikan dan kasih sayang Ayah dan Ibu di rumah Mindful
  • Bermain peran (Role Play) berpasangan menyampaikan ungkapan terima kasih saat diberi bantuan/hadiah Joyful
  • Mengaitkan pentingnya berterima kasih dengan rasa syukur atas nikmat keluarga di kehidupan nyata Meaningful
  • Mengamati contoh konteks kalimat terima kasih dan mempraktikkan tatap mata serta senyum yang santun Mindful
  • Kreasi membuat dan menghias Kartu Ucapan Terima Kasih untuk diberikan kepada Ayah dan Ibu Meaningful

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

  1. Tahap 1 (Mengamati & Mengenal): Memperhatikan video dan cerita contoh situasi kapan harus mengucapkan terima kasih (diberi barang, dibantu, dipuji).
  2. Tahap 2 (Memahami Konteks): Mengidentifikasi alasan dan cara menyampaikan ucapan terima kasih dengan sikap, nada suara, dan senyuman yang sopan.
  3. Tahap 3 (Praktik Lisan): Menyusun dan menyuarakan kalimat terima kasih secara lisan dalam berbagai situasi konteks sehari-hari.
  4. Tahap 4 (Karya Tertulis & Refleksi): Menuliskan kalimat terima kasih sederhana pada kartu ucapan bergambar dan menghiasnya untuk Ayah dan Ibu.

Materi Pokok: Memahami Cara dan Kalimat Mengucapkan Terima Kasih

Alokasi Waktu: 2 x 35 Menit (1 Pertemuan)

Model & Metode Pembelajaran:

  • Model: Project Based Learning (PjBL) berbasis Pembelajaran Mendalam (Deep Learning).
  • Metode: Demonstration, Role Playing (Simulasi), Pengamatan Gambar, Proyek Kreasi Kartu, Penugasan.

Media & Alat Peraga:

  • Video Edukasi YouTube tentang Kalimat Terima Kasih
  • Kartu Bergambar Konteks Situasi (Diberi Hadiah, Dibantu Teman, Dirawat Orang Tua)
  • Kertas Karton Warna-warni / Kertas Gambar untuk Kartu Ucapan
  • Pensil Warna, Krayon, dan Stiker Hiasan

2. Pendahuluan: Apersepsi & Keagungan Allah Swt.

Anak-anak yang sholeh dan sholehah, tahukah kalian bahwa mengucapkan terima kasih kepada manusia adalah wujud rasa syukur kita kepada Allah Swt.? Mari kita bersyukur melalui 3 sifat keagungan-Nya:

  • Maha Mencipta: Allah menciptakan Ayah dan Ibu dengan hati yang penuh kasih sayang untuk merawat, melindungi, dan mendidik kita sejak kecil.
  • Maha Memelihara: Allah memelihara rasa cinta dan kehangatan di dalam keluarga kita sehingga kita dapat hidup bahagia dan saling menyayangi.
  • Maha Memberi Rezeki: Allah memberi kita rezeki berupa orang tua yang hebat, teman-teman yang suka menolong, serta lisan yang santun untuk mengucap terima kasih.

Pertanyaan Pemantik:

"Siapakah yang menyiapkan sarapan dan merawatmu saat sedang sakit di rumah? Mengapa Allah sangat menyukai anak yang pandai mengucapkan terima kasih atas setiap kebaikan yang diterimanya?"

3. Pembukaan: Review Materi Sebelumnya (Hobi Sinta & Benda-Benda Dapur)

Sebelum belajar ungkapan terima kasih, mari kita ingat kembali materi minggu lalu tentang "Hobi Sinta dan Benda-Benda Dapur". Pilihlah jawaban Benar (B) atau Salah (S)!

  1. Hobi Sinta yang menggunakan kuas, cat warna, dan kertas gambar adalah melukis. ( B / S )
  2. Piring dan mangkuk adalah benda dapur yang digunakan untuk menampung air minum. ( B / S )
  3. Sendok dan garpu adalah peralatan yang membantu kita saat makan. ( B / S )
  4. Wajan dan panci adalah peralatan yang digunakan Ibu di dapur untuk memasak. ( B / S )
  5. Kompor dan pisau adalah benda dapur yang aman dimainkan sendiri oleh anak tanpa pengawasan. ( B / S )

🔑 Kunci Jawaban Review:

1. Benar | 2. Salah (seharusnya gelas/cangkir) | 3. Benar | 4. Benar | 5. Salah (benda berbahaya/panas)

4. Inti Pembelajaran: Video & Penjelasan Materi

🎬 Tonton Video Pembelajaran Ini Yuk!

Mari menyimak cara menyampaikan kalimat terima kasih yang santun di sini:

▶ Tonton Video: Cara Mengucapkan Terima Kasih

A. Kapan Kita Mengucapkan Terima Kasih?

Terima Kasih adalah kata ajaib yang diucapkan saat kita menerima kebaikan dari orang lain. Kita mengucapkan terima kasih saat:

  • Menerima Bantuan: Saat dibantu membawa barang atau saat diajari pelajaran.
  • Menerima Pemberian/Hadiah: Saat diberi bekal, mainan, atau uang saku oleh Ayah dan Ibu.
  • Menerima Pujian: Saat dipuji oleh guru atau teman karena gambar kita indah.

B. Cara Menyampaikan Terima Kasih yang Santun

Mengucapkan terima kasih tidak hanya lewat kata-kata, tetapi juga melalui sikap tubuh yang baik:

  1. Pandanglah mata orang yang memberikan bantuan/pemberian.
  2. Ucapkan dengan senyuman yang ramah dan tulus.
  3. Gunakan bahasa yang sopan dan jelas.

Contoh Kalimat Sesuai Konteks:

  • Kepada Ayah: "Terima kasih Ayah sudah membelikan aku buku cerita baru."
  • Kepada Ibu: "Terima kasih Ibu sudah memasakkan sup yang lezat untukku."
  • Kepada Teman: "Terima kasih Budi sudah meminjamkan pensil warnamu."

C. Proyek Kreasi: Kartu Ucapan Terima Kasih untuk Ayah dan Ibu

Mari kita ungkapan rasa sayang kita kepada Ayah dan Ibu dengan membuat kartu ucapan sederhana!

💌 Contoh Isian Kartu Ucapan

"Terima kasih Ayah dan Ibu.
Sudah merawat dan menyayangiku setiap hari.
Aku sayang Ayah dan Ibu!"

(Hiaslah pinggiran kartumu dengan gambar bunga, bintang, atau hati yang indah! ❤️🌟)

5. Penutup: Asesmen Formatif (LKPD)

📌 Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) membuat kartu ucapan terima kasih dilampirkan secara terpisah di bawah ini.

6. Kesimpulan Materi

Mengucapkan terima kasih adalah perbuatan terpuji yang membuat orang lain merasa dihargai dan bahagia. Kita harus selalu terbiasa mengucapkan terima kasih dengan santun dan tersenyum, terutama kepada Ayah dan Ibu yang selalu menyayangi kita. Berterima kasih adalah cerminan rasa syukur kita kepada Allah Swt.

7. Catatan Evaluasi Pengajaran (Refleksi Guru)

Aspek Evaluasi Deskripsi / Catatan Lapangan
Kendala Pembelajaran
Tindak Lanjut (Solusi)
Data Ketuntasan Siswa

Siswa yang paham utuh:

Siswa yang belum paham:

Senin, 28 September 2026

Materi Ajar (Selasa, 29 September 2026)

✨ KURIKULUM MERDEKA ✨ 📚 JURNAL HARIAN

📌 IDENTITAS PEMBELAJARAN

👩‍🏫 1. Nama Guru : Purwanti, S.Pd.
📅 2. Hari / Tanggal : Selasa, 15 September 2026
🏫 3. Fase / Kelas : Fase A / Kelas 1
🔢 4. Mata Pelajaran : Matematika
🧩 5. Materi : Pengurangan
🚀 6. Pertemuan Ke : 1
🌟 APERSEPSI HARI INI

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu’alaikum Wr. Wb. 🌸

Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu ya! 😃✨

Sudahkan anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya anak-anak, shalat adalah kewajiban utama kita sebagai seorang muslim 🕌. Dimana Allah SWT sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya.

☝️ Mengenal Kebesaran Allah SWT:
Allah adalah Al-Khaliq (Zat yang Maha Pencipta) yang telah menciptakan diri kita, Al-Malik (Zat yang Maha Memelihara) yang memelihara kehidupan kita dengan sebaik-baiknya keadaan, dan Al-Razzaq (Zat yang Maha Memberi Rezeki) yang melimpahkan rezeki kepada kita untuk saling berbagi kepada sesama 🍎🤲.

Tahukah kamu? Ketika kita berbagi makanan atau makanan yang kita miliki berkurang karena diberikan kepada teman, Allah Al-Razzaq justru akan melipatgandakan rezeki kita! Kemarin anak-anak sudah hebat sekali memahami soal cerita pengurangan, dan hari ini di Pertemuan Ke-1, kita akan makin jago dan lancar berlatih konsep Pengurangan! ➖🔢✨

Mari kita berlatih menghitung sisa dan pengurangan dengan gembira dan penuh semangat! Sudah siap? Yuk, kita mulai belajar dengan membaca Basmalah bersama-sama! 🚀📚

Materi Matematika Kelas 1 - Mengenal Simbol dan Pengertian Pengurangan

Matematika Kelas 1 SD

Materi: Mengenal Simbol Pengurangan dan Pengertian Mengurangkan Melalui Cerita

1. Identitas Mata Pelajaran

Capaian Pembelajaran Matematika (CP 2026):
Peserta didik menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 20. Mereka dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret, gambar, cerita kontekstual, serta mengenal dan menggunakan simbol penjumlahan (+) dan pengurangan (-) secara tepat, bernalar kritis, dan percaya diri.

Tujuan Pembelajaran Matematika:

  • Mengenal simbol pengurangan (-) dan pengertian mengurangkan melalui cerita.

Rincian Kegiatan Pembelajaran:

  • Menonton video lagu edukasi animasi "Petualangan Berhitung: Mengenal Pengurangan" Joyful
  • Latihan Hening Sejenak (mindful listening) menyimak cerita tentang kue yang dimakan dan kelereng yang hilang Mindful
  • Bermain peran (Role Play) "Toko Buah dan Makanan" memeragakan konsep mengurangi benda konkret Joyful
  • Mengkorelasikan konsep pengurangan dengan kegiatan berbagi makanan dan infak sehari-hari Meaningful
  • Mengamati dan menggambarkan garis lurus pendek sebagai simbol kurang (-) secara perlahan dan fokus Mindful
  • Menerjemahkan cerita sehari-hari menjadi bentuk kalimat matematika pengurangan Meaningful

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Pengurangan:

  1. Tahap 1 (Konkret & Cerita Lisan): Memahami arti "berkurang", "diambil", "dimakan", "hilang", atau "pecah" melalui penceritaan dan benda konkret.
  2. Tahap 2 (Visual & Pengenalan Simbol): Mengenal simbol minus/kurang (-) dan sama dengan (=) melalui media gambar bergambar benda yang disilang.
  3. Tahap 3 (Simbolik / Kalimat Matematika): Mengubah masalah cerita dan ilustrasi gambar menjadi bentuk kalimat matematika pengurangan (misal: 5 - 2 = 3).
  4. Tahap 4 (Aplikasi & Refleksi): Menyelesaikan tantangan cerita pengurangan sederhana dalam kehidupan sehari-hari secara mandiri.

Materi Pokok: Pengurangan (Simbol & Konsep Dasar)

Alokasi Waktu: 3 x 35 Menit (1 )

Model & Metode Pembelajaran:

  • Model: Problem Based Learning (PBL) berbasis Pembelajaran Mendalam (Deep Learning).
  • Metode: Storytelling (Bercerita), Bermain Peran (Role Play), Tanya Jawab, Demonstrasi Benda Konkret, Penugasan.

Media & Alat Peraga:

  • Benda Konkret (Buah plastik, kelereng, stik es krim, kue tiruan)
  • Kartu Simbol Angka dan Simbol Kurang (-) serta Sama Dengan (=)
  • Video Edukasi YouTube tentang Pengurangan
  • Papan Tulis & Spidol Warna
  • Lembar Gambar Benda yang Disilang

2. Pendahuluan: Apersepsi & Keagungan Allah Swt.

Anak-anak hebat, pernahkah kalian memberikan makanan kalian kepada teman atau adik? Allah Swt. menciptakan segala hal di dunia dengan penuh keindahan! Mari kita bersyukur melalui 3 sifat keagungan-Nya:

  • Maha Mencipta: Allah menciptakan berbagai makanan manis, buah-buahan, dan benda di sekitar kita untuk kita nikmati dan kita hitung.
  • Maha Memelihara: Allah memelihara keseimbangan alam. Ketika makanan yang kita miliki berkurang karena diberikan kepada orang lain, Allah memelihara dan menambah pahala kebaikan kita.
  • Maha Memberi Rezeki: Allah memberikan kita rezeki berupa makanan dan barang. Saat rezeki kita berkurang untuk bersedekah, Allah akan memberikan ganti rezeki lain yang lebih baik.

Pertanyaan Pemantik:

"Jika kamu memiliki 4 buah donat lezat lalu kamu berikan 1 donat kepada kawanmu yang lapar, apakah donat di piringmu bertambah banyak atau berkurang? Menurutmu, mengapa memberi dan berbagi itu perbuatan yang sangat dicintai Allah?"

3. Pembukaan: Review Materi Sebelumnya (Penjumlahan)

Sebelum belajar pengurangan, mari kita ingat kembali materi pada pertemuan sebelumnya tentang "Penjumlahan". Jawablah soal-soal di bawah ini dengan tepat!

  1. Hasil dari 4 + 3 adalah ..............
  2. Jika kita mempunyai 5 pensil dan diberi Ibu 2 pensil lagi, jumlah pensil kita sekarang adalah ..............
  3. Simbol matematika untuk operasi penjumlahan atau menggabungkan benda adalah tanda .............. (+)
  4. Hasil penjumlahan dari 6 + 4 adalah ..............
  5. Siti membawa 2 kue dan Lani membawa 3 kue. Jumlah seluruh kue mereka jika digabungkan adalah ..............

🔑 Kunci Jawaban Review Penjumlahan:

1. 7 | 2. 7 | 3. Tambah / Plus (+) | 4. 10 | 5. 5

4. Inti Pembelajaran: Video & Penjelasan Materi

🎬 Tonton Video Pembelajaran Ini Yuk!

Mari menyimak penjelasan seru tentang mengenal simbol dan konsep pengurangan melalui cerita di sini:

▶ Tonton Video: Mengenal Pengurangan Kelas 1 SD

A. Pengertian Mengurangkan dan Kata Kuncinya

Mengurangkan artinya mengambil sebagian atau seluruh benda sehingga jumlah benda awal menjadi lebih sedikit atau berkurang.

Kata Kunci Pengurangan dalam Cerita:

"dimakan", "diambil", "diberikan", "pecah", "hilang", "terbang", "sisa"

B. Mengenal Simbol Pengurangan (-)

Di dalam matematika, untuk menuliskan kata "dikurangi", kita menggunakan garis lurus mendatar yang pendek, yaitu simbol minus / kurang ( - ).

➖ (Dibaca: Dikurangi)

= (Dibaca: Sama Dengan)

C. Contoh Mengurangkan Melalui Cerita Sehari-hari

Cerita 1: Donat Manis Budi

Budi memiliki 5 kue donat di piring 🍩🍩🍩🍩🍩.

Budi memakan 2 kue donat tersebut 🍩🍩 (dua donat disilang/hilang).

Berapa sisa kue donat Budi di piring sekarang?

Penyelesaian:

Budi punya 5 donat, dimakan 2 donat.

Kalimat Matematikanya: 5 - 2 = 3

Sisa kue donat Budi sekarang tinggal 3 buah.

Cerita 2: Balon Warna-Warni Siti

Siti memegang 6 balon di tangannya 🎈🎈🎈🎈🎈🎈.

Tiba-tiba, 2 balon meletus 💥💥.

Berapa balon Siti yang masih utuh?

Penyelesaian:

Siti punya 6 balon, meletus 2 balon.

Kalimat Matematikanya: 6 - 2 = 4

Balon Siti yang masih utuh ada 4 buah.

5. Penutup: Asesmen Formatif (Tugas Evaluasi)

📚 TUGAS EVALUASI MANDIRI

(Tugas evaluasi murid dikosongkan/dilampirkan oleh guru secara terpisah)

6. Kesimpulan Materi

Pengurangan adalah proses mengambil atau mengurangi benda sehingga jumlahnya menjadi lebih sedikit. Simbol yang digunakan adalah tanda kurang (-). Dengan memahami cerita sehari-hari, kita dapat dengan mudah menuliskan kalimat matematika pengurangan dan menghitung sisa benda dengan tepat.

7. Catatan Evaluasi Pengajaran (Refleksi Guru)

Aspek Evaluasi Deskripsi / Catatan Lapangan
Kendala Pembelajaran

Masih ada siswa yang belum memahami konsep pengurangan

Tindak Lanjut (Solusi)

Diberikan pendampingan

Data Ketuntasan Siswa

Sebagian besar siswa telah memahami konsep pengurangan dan hitung mundur

Minggu, 27 September 2026

Materi Ajar (Senin, 28 September 2026)

✨ KURIKULUM MERDEKA ✨ 📚 JURNAL HARIAN

📌 IDENTITAS PEMBELAJARAN

👩‍🏫 1. Nama Guru : Purwanti, S.Pd.
📅 2. Hari / Tanggal : Senin, 28 September 2026
🏫 3. Fase / Kelas : Fase A / Kelas 1
📖 4. Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
🍳 5. Materi : Mengenal Hobi Sinta dan Kegiatan di Dapur
🚀 6. Pertemuan Ke : 1
🌟 APERSEPSI HARI INI

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu’alaikum Wr. Wb. 🌸

Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu ya! 😃✨

Sudahkan anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya anak-anak, shalat adalah kewajiban utama kita sebagai seorang muslim 🕌. Dimana Allah SWT sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya.

☝️ Mengenal Kebesaran Allah SWT:
Allah adalah Al-Khaliq (Zat yang Maha Pencipta) yang menciptakan kita dengan minat dan bakat yang unik, Al-Malik (Zat yang Maha Memelihara) yang senantiasa menjaga keselamatan serta kehangatan keluarga kita di rumah, dan Al-Razzaq (Zat yang Maha Memberi Rezeki) yang melimpahkan beraneka ragam makanan lezat dan sehat yang kita olah di dapur setiap hari 🍲🍎.

Tahukah kamu? Makanan enak yang dimasak di dapur adalah rezeki istimewa dari Allah Al-Razzaq. Kemarin anak-anak sudah hebat sekali mempelajari aturan bermain, dan hari ini kita memasuki Pertemuan Ke-1 untuk belajar cerita baru tentang Mengenal Hobi Sinta dan Kegiatan di Dapur! 🍳🎨✨

Mari kita membaca dan mengamati cerita hobi Sinta serta suasana kegiatan dapur yang seru dengan riang gembira! Sudah siap? Yuk, kita mulai belajar dengan membaca Basmalah bersama-sama! 🚀📚

Materi Bahasa Indonesia Kelas 1 - Mengenal Hobi Sinta dan Benda-Benda Dapur

Bahasa Indonesia Kelas 1 SD

Materi: Mengenal Hobi Sinta (Melukis) dan Benda-Benda di Dapur

1. Identitas Mata Pelajaran

Capaian Pembelajaran (CP 2026):
Peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan kepada teman sebaya dan orang dewasa tentang diri dan lingkungan sekitarnya. Peserta didik mampu memahami informasi dari teks lisan, visual, dan audiovisual sederhana, menyebutkan nama benda-benda di sekitar rumah, serta menceritakan hobi dan kegiatan sehari-hari dengan percaya diri dan santun.

Tujuan Pembelajaran:

  • Siswa dapat menyebutkan nama benda-benda dapur.

Rincian Kegiatan Pembelajaran:

  • Menonton video lagu edukasi "Nama Benda-Benda di Dapur" Joyful
  • Latihan hening sejenak (mindful listening) mengamati dan mengenali suara atau bentuk benda-benda dapur dengan fokus Mindful
  • Bermain tebak gambar "Benda Dapur Misteri" menggunakan kartu bergambar Joyful
  • Mengkorelasikan kegiatan di dapur dan melukis dengan pengalaman membantu orang tua di rumah Meaningful
  • Mengeja dan mengucapkan nama-nama benda dapur secara perlahan dan santun Mindful
  • Menceritakan kegemaran/hobi diri sendiri dan benda-benda di rumah kepada kawan sekelas Meaningful

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

  1. Tahap 1 (Mengamati & Menyimak): Mengamati gambar dan menyimak cerita tentang hobi melukis Sinta serta kegiatan membantu Ibu di dapur.
  2. Tahap 2 (Mengidentifikasi Benda): Menyebutkan dan membedakan nama-nama benda yang ada di dapur (piring, sendok, wajan, kompor, gelas).
  3. Tahap 3 (Membaca & Memahami): Membaca teks narasi pendek sederhana tentang hobi Sinta dan benda-benda di dapur.
  4. Tahap 4 (Refleksi & Aplikasi): Menceritakan hobi masing-masing dan berlatih mengelompokkan benda-benda dapur melalui lembar kerja.

Materi Pokok: Mengenal Hobi Sinta (Melukis) dan Kegiatan di Dapur

Alokasi Waktu: 2 x 35 Menit (1 Pertemuan)

Model & Metode Pembelajaran:

  • Model: Direct Instruction (Pembelajaran Langsung) berbasis Pembelajaran Mendalam (Deep Learning).
  • Metode: Pengamatan Gambar, Tanya Jawab, Tebak Kata, Demonstrasi, Penugasan.

Media & Alat Peraga:

  • Video Edukasi YouTube tentang Benda-Benda Dapur
  • Kartu Gambar (Flashcard) Peralatan Dapur dan Alat Melukis
  • Benda Konkret / Miniatur Plastik (Piring, Sendok, Kuas, Kanvas)
  • Papan Tempel Bergambar

2. Pendahuluan: Apersepsi & Keagungan Allah Swt.

Anak-anak yang sholeh dan sholehah, tahukah kalian bahwa rumah tempat tinggal kita beserta isinya adalah nikmat yang luar biasa dari Allah Swt.? Mari kita bersyukur melalui 3 sifat keagungan-Nya:

  • Maha Mencipta: Allah menciptakan manusia dengan tangan yang terampil dan kreativitas tinggi, sehingga manusia bisa membuat alat dapur dan bahan melukis yang bermanfaat.
  • Maha Memelihara: Allah memelihara kesehatan tubuh kita melalui makanan lezat dan bergizi yang dimasak oleh Ibu menggunakan peralatan di dapur.
  • Maha Memberi Rezeki: Allah memberi kita rezeki berupa makanan enak di dapur serta bakat/hobi yang indah seperti melukis untuk mewarnai hari-hari kita.

Pertanyaan Pemantik:

"Ketika kalian lapar, ke ruangan manakah Ibu pergi untuk menyiapkan makanan lezat? Peralatan apa saja yang Allah izinkan ada di sana untuk membantu Ibu memasak?"

3. Pembukaan: Review Materi Sebelumnya (Bermain Aman dan Tidak Aman)

Sebelum mengenal benda-benda dapur, mari kita ingat kembali materi minggu lalu tentang "Bermain Aman dan Tidak Aman". Pilihlah jawaban Benar (B) atau Salah (S)!

  1. Bermain di taman dan lapangan rumput adalah contoh tempat bermain yang aman. ( B / S )
  2. Bermain korek api di dalam rumah sangat aman untuk anak-anak. ( B / S )
  3. Antre dan bergantian main dengan sabar adalah contoh sikap yang baik saat bermain. ( B / S )
  4. Mendorong teman saat bermain ayunan adalah contoh sikap terpuji. ( B / S )
  5. Menjaga keselamatan tubuh saat bermain adalah bentuk rasa syukur kepada Allah Swt. ( B / S )

🔑 Kunci Jawaban Review:

1. Benar | 2. Salah | 3. Benar | 4. Salah | 5. Benar

4. Inti Pembelajaran: Video & Penjelasan Materi

🎬 Tonton Video Pembelajaran Ini Yuk!

Mari menyimak video pengenalan benda-benda dapur dan hobi melukis di sini:

▶ Tonton Video: Mengenal Benda-Benda Dapur

A. Mengenal Hobi Sinta: Melukis

Setiap orang memiliki kegemaran atau hobi. Hobi adalah kegiatan yang sangat kita sukai.

Sinta memiliki hobi melukis. Sinta suka melukis pemandangan alam, buah-buahan, dan bunga warna-warni. Alat-alat yang digunakan Sinta untuk melukis antara lain: kuas, cat warna, dan kanvas/kertas gambar. Melukis membuat hati Sinta merasa gembira!

B. Kegiatan di Dapur & Mengenal Benda-Benda Dapur

Selain melukis, Sinta juga rajin membantu Ibu di dapur. Dapur adalah tempat untuk memasak dan menyiapkan makanan.

🍳 Wajan
Panci
🥄 Sendok
🍴 Garpu
🍽️ Piring
🥛 Gelas
🔪 Pisau
🔥 Kompor

Fungsi Benda-Benda Dapur:

  • Piring & Mangkuk: Tempat meletakkan makanan lezat.
  • Sendok & Garpu: Alat untuk menyuap makanan ke mulut.
  • Gelas & Cangkir: Tempat menampung air minum atau susu hangat.
  • Wajan & Panci: Alat untuk menggoreng dan merebus masakan Ibu.
  • Kompor: Alat penghasil api untuk memasak makanan hingga matang.
  • Aturan Keselamatan di Dapur: Ingat! Pisau dan kompor adalah benda yang tajam dan panas, jadi kita harus didampingi orang tua saat di dapur.

5. Penutup: Teks Bacaan Singkat

Hobi Sinta dan Makanan Enak Ibu

Sinta adalah anak yang rajin dan kreatif. Sinta memiliki hobi melukis. Hari ini Sinta melukis gambar buah apel merah yang indah di kamarnya. Setelah selesai melukis, Sinta berjalan ke dapur. Di dapur, Ibu sedang memasak sup hangat. Sinta membantu Ibu mengambilkan piring dan sendok di atas meja. Dapur Ibu sangat bersih dan rapi. Semua peralatan seperti panci, wajan, piring, dan gelas ditata pada tempatnya. Sinta dan Ibu makan bersama dengan rasa gembira dan bersyukur kepada Allah Swt.

📌 Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) akan dilampirkan oleh guru secara terpisah pada bagian bawah post ini.

6. Kesimpulan Materi

Setiap anak memiliki hobi yang menyenangkan seperti Sinta yang suka melukis. Selain itu, kita juga bisa belajar mengenali benda-benda di dapur seperti piring, sendok, wajan, dan gelas. Menjaga kebersihan peralatan dapur dan membantu orang tua adalah wujud rasa syukur kita atas rezeki yang Allah berikan.

7. Catatan Evaluasi Pengajaran (Refleksi Guru)

Aspek Evaluasi Deskripsi / Catatan Lapangan
Kendala Pembelajaran
Tindak Lanjut (Solusi)
Data Ketuntasan Siswa

Siswa yang paham utuh:

Siswa yang belum paham: