Selasa, 29 September 2026

Materi Ajar (Rabu, 29 September 2026)

✨ KURIKULUM MERDEKA ✨ 📚 JURNAL HARIAN

📌 IDENTITAS PEMBELAJARAN

👩‍🏫 1. Nama Guru : Purwanti, S.Pd.
📅 2. Hari / Tanggal : Rabu, 30 September 2026
🏫 3. Fase / Kelas : Fase A / Kelas 1
📖 4. Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
💌 5. Materi : Memahami Cara dan Kalimat Mengucapkan Terima Kasih
🚀 6. Pertemuan Ke : 2
🌟 APERSEPSI HARI INI

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu’alaikum Wr. Wb. 🌸

Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu ya! 😃✨

Sudahkan anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya anak-anak, shalat adalah kewajiban utama kita sebagai seorang muslim 🕌. Dimana Allah SWT sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya.

☝️ Mengenal Kebesaran Allah SWT:
Allah adalah Al-Khaliq (Zat yang Maha Pencipta) yang menciptakan kita dengan hati yang lembut, Al-Malik (Zat yang Maha Memelihara) yang senantiasa memelihara dan menjaga diri kita, serta Al-Razzaq (Zat yang Maha Memberi Rezeki) yang melimpahkan nikmat luar biasa berupa kebaikan orang-orang di sekitar kita 🎁.

Tahukah kamu? Cara paling indah untuk bersyukur atas nikmat dari Allah Al-Razzaq dan membalas kebaikan sesama adalah dengan mengucapkan "Terima Kasih". Kemarin anak-anak sudah hebat sekali mempelajari Hobi Sinta dan Benda yang ada di dapur, dan hari ini di Pertemuan Ke-2 kita akan belajar Memahami Cara dan Kalimat Mengucapkan Terima Kasih dengan santun! 🙏😊✨

Mari kita belajar mengucapkan terima kasih dengan senyuman dan tutur kata yang santun! Sudah siap? Yuk, kita mulai belajar dengan membaca Basmalah bersama-sama! 🚀📚

Materi Bahasa Indonesia Kelas 1 - Memahami Cara dan Kalimat Mengucapkan Terima Kasih

Bahasa Indonesia Kelas 1 SD

Materi: Memahami Cara dan Kalimat Mengucapkan Terima Kasih

1. Identitas Mata Pelajaran

Capaian Pembelajaran (CP 2026):
Peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan kepada teman sebaya dan orang dewasa tentang diri dan lingkungan sekitarnya. Peserta didik mampu memahami informasi dari teks lisan, visual, dan audiovisual sederhana, serta mampu menyampaikan ungkapan santun (terima kasih, maaf, tolong) secara lisan dan tertulis dengan tepat dan penuh kasih sayang.

Tujuan Pembelajaran:

  • Menyampaikan kalimat terima kasih sesuai konteks serta membuat kartu ucapan terima kasih untuk Ayah dan Ibu.

Rincian Kegiatan Pembelajaran:

  • Menonton video lagu edukasi "Ungkapan Terima Kasih dan Kasih Sayang Orang Tua" Joyful
  • Latihan hening sejenak (mindful breathing) untuk merenungkan kebaikan dan kasih sayang Ayah dan Ibu di rumah Mindful
  • Bermain peran (Role Play) berpasangan menyampaikan ungkapan terima kasih saat diberi bantuan/hadiah Joyful
  • Mengaitkan pentingnya berterima kasih dengan rasa syukur atas nikmat keluarga di kehidupan nyata Meaningful
  • Mengamati contoh konteks kalimat terima kasih dan mempraktikkan tatap mata serta senyum yang santun Mindful
  • Kreasi membuat dan menghias Kartu Ucapan Terima Kasih untuk diberikan kepada Ayah dan Ibu Meaningful

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

  1. Tahap 1 (Mengamati & Mengenal): Memperhatikan video dan cerita contoh situasi kapan harus mengucapkan terima kasih (diberi barang, dibantu, dipuji).
  2. Tahap 2 (Memahami Konteks): Mengidentifikasi alasan dan cara menyampaikan ucapan terima kasih dengan sikap, nada suara, dan senyuman yang sopan.
  3. Tahap 3 (Praktik Lisan): Menyusun dan menyuarakan kalimat terima kasih secara lisan dalam berbagai situasi konteks sehari-hari.
  4. Tahap 4 (Karya Tertulis & Refleksi): Menuliskan kalimat terima kasih sederhana pada kartu ucapan bergambar dan menghiasnya untuk Ayah dan Ibu.

Materi Pokok: Memahami Cara dan Kalimat Mengucapkan Terima Kasih

Alokasi Waktu: 2 x 35 Menit (1 Pertemuan)

Model & Metode Pembelajaran:

  • Model: Project Based Learning (PjBL) berbasis Pembelajaran Mendalam (Deep Learning).
  • Metode: Demonstration, Role Playing (Simulasi), Pengamatan Gambar, Proyek Kreasi Kartu, Penugasan.

Media & Alat Peraga:

  • Video Edukasi YouTube tentang Kalimat Terima Kasih
  • Kartu Bergambar Konteks Situasi (Diberi Hadiah, Dibantu Teman, Dirawat Orang Tua)
  • Kertas Karton Warna-warni / Kertas Gambar untuk Kartu Ucapan
  • Pensil Warna, Krayon, dan Stiker Hiasan

2. Pendahuluan: Apersepsi & Keagungan Allah Swt.

Anak-anak yang sholeh dan sholehah, tahukah kalian bahwa mengucapkan terima kasih kepada manusia adalah wujud rasa syukur kita kepada Allah Swt.? Mari kita bersyukur melalui 3 sifat keagungan-Nya:

  • Maha Mencipta: Allah menciptakan Ayah dan Ibu dengan hati yang penuh kasih sayang untuk merawat, melindungi, dan mendidik kita sejak kecil.
  • Maha Memelihara: Allah memelihara rasa cinta dan kehangatan di dalam keluarga kita sehingga kita dapat hidup bahagia dan saling menyayangi.
  • Maha Memberi Rezeki: Allah memberi kita rezeki berupa orang tua yang hebat, teman-teman yang suka menolong, serta lisan yang santun untuk mengucap terima kasih.

Pertanyaan Pemantik:

"Siapakah yang menyiapkan sarapan dan merawatmu saat sedang sakit di rumah? Mengapa Allah sangat menyukai anak yang pandai mengucapkan terima kasih atas setiap kebaikan yang diterimanya?"

3. Pembukaan: Review Materi Sebelumnya (Hobi Sinta & Benda-Benda Dapur)

Sebelum belajar ungkapan terima kasih, mari kita ingat kembali materi minggu lalu tentang "Hobi Sinta dan Benda-Benda Dapur". Pilihlah jawaban Benar (B) atau Salah (S)!

  1. Hobi Sinta yang menggunakan kuas, cat warna, dan kertas gambar adalah melukis. ( B / S )
  2. Piring dan mangkuk adalah benda dapur yang digunakan untuk menampung air minum. ( B / S )
  3. Sendok dan garpu adalah peralatan yang membantu kita saat makan. ( B / S )
  4. Wajan dan panci adalah peralatan yang digunakan Ibu di dapur untuk memasak. ( B / S )
  5. Kompor dan pisau adalah benda dapur yang aman dimainkan sendiri oleh anak tanpa pengawasan. ( B / S )

🔑 Kunci Jawaban Review:

1. Benar | 2. Salah (seharusnya gelas/cangkir) | 3. Benar | 4. Benar | 5. Salah (benda berbahaya/panas)

4. Inti Pembelajaran: Video & Penjelasan Materi

🎬 Tonton Video Pembelajaran Ini Yuk!

Mari menyimak cara menyampaikan kalimat terima kasih yang santun di sini:

▶ Tonton Video: Cara Mengucapkan Terima Kasih

A. Kapan Kita Mengucapkan Terima Kasih?

Terima Kasih adalah kata ajaib yang diucapkan saat kita menerima kebaikan dari orang lain. Kita mengucapkan terima kasih saat:

  • Menerima Bantuan: Saat dibantu membawa barang atau saat diajari pelajaran.
  • Menerima Pemberian/Hadiah: Saat diberi bekal, mainan, atau uang saku oleh Ayah dan Ibu.
  • Menerima Pujian: Saat dipuji oleh guru atau teman karena gambar kita indah.

B. Cara Menyampaikan Terima Kasih yang Santun

Mengucapkan terima kasih tidak hanya lewat kata-kata, tetapi juga melalui sikap tubuh yang baik:

  1. Pandanglah mata orang yang memberikan bantuan/pemberian.
  2. Ucapkan dengan senyuman yang ramah dan tulus.
  3. Gunakan bahasa yang sopan dan jelas.

Contoh Kalimat Sesuai Konteks:

  • Kepada Ayah: "Terima kasih Ayah sudah membelikan aku buku cerita baru."
  • Kepada Ibu: "Terima kasih Ibu sudah memasakkan sup yang lezat untukku."
  • Kepada Teman: "Terima kasih Budi sudah meminjamkan pensil warnamu."

C. Proyek Kreasi: Kartu Ucapan Terima Kasih untuk Ayah dan Ibu

Mari kita ungkapan rasa sayang kita kepada Ayah dan Ibu dengan membuat kartu ucapan sederhana!

💌 Contoh Isian Kartu Ucapan

"Terima kasih Ayah dan Ibu.
Sudah merawat dan menyayangiku setiap hari.
Aku sayang Ayah dan Ibu!"

(Hiaslah pinggiran kartumu dengan gambar bunga, bintang, atau hati yang indah! ❤️🌟)

5. Penutup: Asesmen Formatif (LKPD)

📌 Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) membuat kartu ucapan terima kasih dilampirkan secara terpisah di bawah ini.

6. Kesimpulan Materi

Mengucapkan terima kasih adalah perbuatan terpuji yang membuat orang lain merasa dihargai dan bahagia. Kita harus selalu terbiasa mengucapkan terima kasih dengan santun dan tersenyum, terutama kepada Ayah dan Ibu yang selalu menyayangi kita. Berterima kasih adalah cerminan rasa syukur kita kepada Allah Swt.

7. Catatan Evaluasi Pengajaran (Refleksi Guru)

Aspek Evaluasi Deskripsi / Catatan Lapangan
Kendala Pembelajaran
Tindak Lanjut (Solusi)
Data Ketuntasan Siswa

Siswa yang paham utuh:

Siswa yang belum paham:

Senin, 28 September 2026

Materi Ajar (Selasa, 29 September 2026)

✨ KURIKULUM MERDEKA ✨ 📚 JURNAL HARIAN

📌 IDENTITAS PEMBELAJARAN

👩‍🏫 1. Nama Guru : Purwanti, S.Pd.
📅 2. Hari / Tanggal : Selasa, 15 September 2026
🏫 3. Fase / Kelas : Fase A / Kelas 1
🔢 4. Mata Pelajaran : Matematika
🧩 5. Materi : Pengurangan
🚀 6. Pertemuan Ke : 1
🌟 APERSEPSI HARI INI

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu’alaikum Wr. Wb. 🌸

Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu ya! 😃✨

Sudahkan anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya anak-anak, shalat adalah kewajiban utama kita sebagai seorang muslim 🕌. Dimana Allah SWT sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya.

☝️ Mengenal Kebesaran Allah SWT:
Allah adalah Al-Khaliq (Zat yang Maha Pencipta) yang telah menciptakan diri kita, Al-Malik (Zat yang Maha Memelihara) yang memelihara kehidupan kita dengan sebaik-baiknya keadaan, dan Al-Razzaq (Zat yang Maha Memberi Rezeki) yang melimpahkan rezeki kepada kita untuk saling berbagi kepada sesama 🍎🤲.

Tahukah kamu? Ketika kita berbagi makanan atau makanan yang kita miliki berkurang karena diberikan kepada teman, Allah Al-Razzaq justru akan melipatgandakan rezeki kita! Kemarin anak-anak sudah hebat sekali memahami soal cerita pengurangan, dan hari ini di Pertemuan Ke-1, kita akan makin jago dan lancar berlatih konsep Pengurangan! ➖🔢✨

Mari kita berlatih menghitung sisa dan pengurangan dengan gembira dan penuh semangat! Sudah siap? Yuk, kita mulai belajar dengan membaca Basmalah bersama-sama! 🚀📚

Materi Matematika Kelas 1 - Mengenal Simbol dan Pengertian Pengurangan

Matematika Kelas 1 SD

Materi: Mengenal Simbol Pengurangan dan Pengertian Mengurangkan Melalui Cerita

1. Identitas Mata Pelajaran

Capaian Pembelajaran Matematika (CP 2026):
Peserta didik menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 20. Mereka dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret, gambar, cerita kontekstual, serta mengenal dan menggunakan simbol penjumlahan (+) dan pengurangan (-) secara tepat, bernalar kritis, dan percaya diri.

Tujuan Pembelajaran Matematika:

  • Mengenal simbol pengurangan (-) dan pengertian mengurangkan melalui cerita.

Rincian Kegiatan Pembelajaran:

  • Menonton video lagu edukasi animasi "Petualangan Berhitung: Mengenal Pengurangan" Joyful
  • Latihan Hening Sejenak (mindful listening) menyimak cerita tentang kue yang dimakan dan kelereng yang hilang Mindful
  • Bermain peran (Role Play) "Toko Buah dan Makanan" memeragakan konsep mengurangi benda konkret Joyful
  • Mengkorelasikan konsep pengurangan dengan kegiatan berbagi makanan dan infak sehari-hari Meaningful
  • Mengamati dan menggambarkan garis lurus pendek sebagai simbol kurang (-) secara perlahan dan fokus Mindful
  • Menerjemahkan cerita sehari-hari menjadi bentuk kalimat matematika pengurangan Meaningful

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Pengurangan:

  1. Tahap 1 (Konkret & Cerita Lisan): Memahami arti "berkurang", "diambil", "dimakan", "hilang", atau "pecah" melalui penceritaan dan benda konkret.
  2. Tahap 2 (Visual & Pengenalan Simbol): Mengenal simbol minus/kurang (-) dan sama dengan (=) melalui media gambar bergambar benda yang disilang.
  3. Tahap 3 (Simbolik / Kalimat Matematika): Mengubah masalah cerita dan ilustrasi gambar menjadi bentuk kalimat matematika pengurangan (misal: 5 - 2 = 3).
  4. Tahap 4 (Aplikasi & Refleksi): Menyelesaikan tantangan cerita pengurangan sederhana dalam kehidupan sehari-hari secara mandiri.

Materi Pokok: Pengurangan (Simbol & Konsep Dasar)

Alokasi Waktu: 3 x 35 Menit (1 )

Model & Metode Pembelajaran:

  • Model: Problem Based Learning (PBL) berbasis Pembelajaran Mendalam (Deep Learning).
  • Metode: Storytelling (Bercerita), Bermain Peran (Role Play), Tanya Jawab, Demonstrasi Benda Konkret, Penugasan.

Media & Alat Peraga:

  • Benda Konkret (Buah plastik, kelereng, stik es krim, kue tiruan)
  • Kartu Simbol Angka dan Simbol Kurang (-) serta Sama Dengan (=)
  • Video Edukasi YouTube tentang Pengurangan
  • Papan Tulis & Spidol Warna
  • Lembar Gambar Benda yang Disilang

2. Pendahuluan: Apersepsi & Keagungan Allah Swt.

Anak-anak hebat, pernahkah kalian memberikan makanan kalian kepada teman atau adik? Allah Swt. menciptakan segala hal di dunia dengan penuh keindahan! Mari kita bersyukur melalui 3 sifat keagungan-Nya:

  • Maha Mencipta: Allah menciptakan berbagai makanan manis, buah-buahan, dan benda di sekitar kita untuk kita nikmati dan kita hitung.
  • Maha Memelihara: Allah memelihara keseimbangan alam. Ketika makanan yang kita miliki berkurang karena diberikan kepada orang lain, Allah memelihara dan menambah pahala kebaikan kita.
  • Maha Memberi Rezeki: Allah memberikan kita rezeki berupa makanan dan barang. Saat rezeki kita berkurang untuk bersedekah, Allah akan memberikan ganti rezeki lain yang lebih baik.

Pertanyaan Pemantik:

"Jika kamu memiliki 4 buah donat lezat lalu kamu berikan 1 donat kepada kawanmu yang lapar, apakah donat di piringmu bertambah banyak atau berkurang? Menurutmu, mengapa memberi dan berbagi itu perbuatan yang sangat dicintai Allah?"

3. Pembukaan: Review Materi Sebelumnya (Penjumlahan)

Sebelum belajar pengurangan, mari kita ingat kembali materi pada pertemuan sebelumnya tentang "Penjumlahan". Jawablah soal-soal di bawah ini dengan tepat!

  1. Hasil dari 4 + 3 adalah ..............
  2. Jika kita mempunyai 5 pensil dan diberi Ibu 2 pensil lagi, jumlah pensil kita sekarang adalah ..............
  3. Simbol matematika untuk operasi penjumlahan atau menggabungkan benda adalah tanda .............. (+)
  4. Hasil penjumlahan dari 6 + 4 adalah ..............
  5. Siti membawa 2 kue dan Lani membawa 3 kue. Jumlah seluruh kue mereka jika digabungkan adalah ..............

🔑 Kunci Jawaban Review Penjumlahan:

1. 7 | 2. 7 | 3. Tambah / Plus (+) | 4. 10 | 5. 5

4. Inti Pembelajaran: Video & Penjelasan Materi

🎬 Tonton Video Pembelajaran Ini Yuk!

Mari menyimak penjelasan seru tentang mengenal simbol dan konsep pengurangan melalui cerita di sini:

▶ Tonton Video: Mengenal Pengurangan Kelas 1 SD

A. Pengertian Mengurangkan dan Kata Kuncinya

Mengurangkan artinya mengambil sebagian atau seluruh benda sehingga jumlah benda awal menjadi lebih sedikit atau berkurang.

Kata Kunci Pengurangan dalam Cerita:

"dimakan", "diambil", "diberikan", "pecah", "hilang", "terbang", "sisa"

B. Mengenal Simbol Pengurangan (-)

Di dalam matematika, untuk menuliskan kata "dikurangi", kita menggunakan garis lurus mendatar yang pendek, yaitu simbol minus / kurang ( - ).

➖ (Dibaca: Dikurangi)

= (Dibaca: Sama Dengan)

C. Contoh Mengurangkan Melalui Cerita Sehari-hari

Cerita 1: Donat Manis Budi

Budi memiliki 5 kue donat di piring 🍩🍩🍩🍩🍩.

Budi memakan 2 kue donat tersebut 🍩🍩 (dua donat disilang/hilang).

Berapa sisa kue donat Budi di piring sekarang?

Penyelesaian:

Budi punya 5 donat, dimakan 2 donat.

Kalimat Matematikanya: 5 - 2 = 3

Sisa kue donat Budi sekarang tinggal 3 buah.

Cerita 2: Balon Warna-Warni Siti

Siti memegang 6 balon di tangannya 🎈🎈🎈🎈🎈🎈.

Tiba-tiba, 2 balon meletus 💥💥.

Berapa balon Siti yang masih utuh?

Penyelesaian:

Siti punya 6 balon, meletus 2 balon.

Kalimat Matematikanya: 6 - 2 = 4

Balon Siti yang masih utuh ada 4 buah.

5. Penutup: Asesmen Formatif (Tugas Evaluasi)

📚 TUGAS EVALUASI MANDIRI

(Tugas evaluasi murid dikosongkan/dilampirkan oleh guru secara terpisah)

6. Kesimpulan Materi

Pengurangan adalah proses mengambil atau mengurangi benda sehingga jumlahnya menjadi lebih sedikit. Simbol yang digunakan adalah tanda kurang (-). Dengan memahami cerita sehari-hari, kita dapat dengan mudah menuliskan kalimat matematika pengurangan dan menghitung sisa benda dengan tepat.

7. Catatan Evaluasi Pengajaran (Refleksi Guru)

Aspek Evaluasi Deskripsi / Catatan Lapangan
Kendala Pembelajaran

Masih ada siswa yang belum memahami konsep pengurangan

Tindak Lanjut (Solusi)

Diberikan pendampingan

Data Ketuntasan Siswa

Sebagian besar siswa telah memahami konsep pengurangan dan hitung mundur

Minggu, 27 September 2026

Materi Ajar (Senin, 28 September 2026)

✨ KURIKULUM MERDEKA ✨ 📚 JURNAL HARIAN

📌 IDENTITAS PEMBELAJARAN

👩‍🏫 1. Nama Guru : Purwanti, S.Pd.
📅 2. Hari / Tanggal : Senin, 28 September 2026
🏫 3. Fase / Kelas : Fase A / Kelas 1
📖 4. Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
🍳 5. Materi : Mengenal Hobi Sinta dan Kegiatan di Dapur
🚀 6. Pertemuan Ke : 1
🌟 APERSEPSI HARI INI

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu’alaikum Wr. Wb. 🌸

Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu ya! 😃✨

Sudahkan anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya anak-anak, shalat adalah kewajiban utama kita sebagai seorang muslim 🕌. Dimana Allah SWT sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya.

☝️ Mengenal Kebesaran Allah SWT:
Allah adalah Al-Khaliq (Zat yang Maha Pencipta) yang menciptakan kita dengan minat dan bakat yang unik, Al-Malik (Zat yang Maha Memelihara) yang senantiasa menjaga keselamatan serta kehangatan keluarga kita di rumah, dan Al-Razzaq (Zat yang Maha Memberi Rezeki) yang melimpahkan beraneka ragam makanan lezat dan sehat yang kita olah di dapur setiap hari 🍲🍎.

Tahukah kamu? Makanan enak yang dimasak di dapur adalah rezeki istimewa dari Allah Al-Razzaq. Kemarin anak-anak sudah hebat sekali mempelajari aturan bermain, dan hari ini kita memasuki Pertemuan Ke-1 untuk belajar cerita baru tentang Mengenal Hobi Sinta dan Kegiatan di Dapur! 🍳🎨✨

Mari kita membaca dan mengamati cerita hobi Sinta serta suasana kegiatan dapur yang seru dengan riang gembira! Sudah siap? Yuk, kita mulai belajar dengan membaca Basmalah bersama-sama! 🚀📚

Materi Bahasa Indonesia Kelas 1 - Mengenal Hobi Sinta dan Benda-Benda Dapur

Bahasa Indonesia Kelas 1 SD

Materi: Mengenal Hobi Sinta (Melukis) dan Benda-Benda di Dapur

1. Identitas Mata Pelajaran

Capaian Pembelajaran (CP 2026):
Peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan kepada teman sebaya dan orang dewasa tentang diri dan lingkungan sekitarnya. Peserta didik mampu memahami informasi dari teks lisan, visual, dan audiovisual sederhana, menyebutkan nama benda-benda di sekitar rumah, serta menceritakan hobi dan kegiatan sehari-hari dengan percaya diri dan santun.

Tujuan Pembelajaran:

  • Siswa dapat menyebutkan nama benda-benda dapur.

Rincian Kegiatan Pembelajaran:

  • Menonton video lagu edukasi "Nama Benda-Benda di Dapur" Joyful
  • Latihan hening sejenak (mindful listening) mengamati dan mengenali suara atau bentuk benda-benda dapur dengan fokus Mindful
  • Bermain tebak gambar "Benda Dapur Misteri" menggunakan kartu bergambar Joyful
  • Mengkorelasikan kegiatan di dapur dan melukis dengan pengalaman membantu orang tua di rumah Meaningful
  • Mengeja dan mengucapkan nama-nama benda dapur secara perlahan dan santun Mindful
  • Menceritakan kegemaran/hobi diri sendiri dan benda-benda di rumah kepada kawan sekelas Meaningful

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

  1. Tahap 1 (Mengamati & Menyimak): Mengamati gambar dan menyimak cerita tentang hobi melukis Sinta serta kegiatan membantu Ibu di dapur.
  2. Tahap 2 (Mengidentifikasi Benda): Menyebutkan dan membedakan nama-nama benda yang ada di dapur (piring, sendok, wajan, kompor, gelas).
  3. Tahap 3 (Membaca & Memahami): Membaca teks narasi pendek sederhana tentang hobi Sinta dan benda-benda di dapur.
  4. Tahap 4 (Refleksi & Aplikasi): Menceritakan hobi masing-masing dan berlatih mengelompokkan benda-benda dapur melalui lembar kerja.

Materi Pokok: Mengenal Hobi Sinta (Melukis) dan Kegiatan di Dapur

Alokasi Waktu: 2 x 35 Menit (1 Pertemuan)

Model & Metode Pembelajaran:

  • Model: Direct Instruction (Pembelajaran Langsung) berbasis Pembelajaran Mendalam (Deep Learning).
  • Metode: Pengamatan Gambar, Tanya Jawab, Tebak Kata, Demonstrasi, Penugasan.

Media & Alat Peraga:

  • Video Edukasi YouTube tentang Benda-Benda Dapur
  • Kartu Gambar (Flashcard) Peralatan Dapur dan Alat Melukis
  • Benda Konkret / Miniatur Plastik (Piring, Sendok, Kuas, Kanvas)
  • Papan Tempel Bergambar

2. Pendahuluan: Apersepsi & Keagungan Allah Swt.

Anak-anak yang sholeh dan sholehah, tahukah kalian bahwa rumah tempat tinggal kita beserta isinya adalah nikmat yang luar biasa dari Allah Swt.? Mari kita bersyukur melalui 3 sifat keagungan-Nya:

  • Maha Mencipta: Allah menciptakan manusia dengan tangan yang terampil dan kreativitas tinggi, sehingga manusia bisa membuat alat dapur dan bahan melukis yang bermanfaat.
  • Maha Memelihara: Allah memelihara kesehatan tubuh kita melalui makanan lezat dan bergizi yang dimasak oleh Ibu menggunakan peralatan di dapur.
  • Maha Memberi Rezeki: Allah memberi kita rezeki berupa makanan enak di dapur serta bakat/hobi yang indah seperti melukis untuk mewarnai hari-hari kita.

Pertanyaan Pemantik:

"Ketika kalian lapar, ke ruangan manakah Ibu pergi untuk menyiapkan makanan lezat? Peralatan apa saja yang Allah izinkan ada di sana untuk membantu Ibu memasak?"

3. Pembukaan: Review Materi Sebelumnya (Bermain Aman dan Tidak Aman)

Sebelum mengenal benda-benda dapur, mari kita ingat kembali materi minggu lalu tentang "Bermain Aman dan Tidak Aman". Pilihlah jawaban Benar (B) atau Salah (S)!

  1. Bermain di taman dan lapangan rumput adalah contoh tempat bermain yang aman. ( B / S )
  2. Bermain korek api di dalam rumah sangat aman untuk anak-anak. ( B / S )
  3. Antre dan bergantian main dengan sabar adalah contoh sikap yang baik saat bermain. ( B / S )
  4. Mendorong teman saat bermain ayunan adalah contoh sikap terpuji. ( B / S )
  5. Menjaga keselamatan tubuh saat bermain adalah bentuk rasa syukur kepada Allah Swt. ( B / S )

🔑 Kunci Jawaban Review:

1. Benar | 2. Salah | 3. Benar | 4. Salah | 5. Benar

4. Inti Pembelajaran: Video & Penjelasan Materi

🎬 Tonton Video Pembelajaran Ini Yuk!

Mari menyimak video pengenalan benda-benda dapur dan hobi melukis di sini:

▶ Tonton Video: Mengenal Benda-Benda Dapur

A. Mengenal Hobi Sinta: Melukis

Setiap orang memiliki kegemaran atau hobi. Hobi adalah kegiatan yang sangat kita sukai.

Sinta memiliki hobi melukis. Sinta suka melukis pemandangan alam, buah-buahan, dan bunga warna-warni. Alat-alat yang digunakan Sinta untuk melukis antara lain: kuas, cat warna, dan kanvas/kertas gambar. Melukis membuat hati Sinta merasa gembira!

B. Kegiatan di Dapur & Mengenal Benda-Benda Dapur

Selain melukis, Sinta juga rajin membantu Ibu di dapur. Dapur adalah tempat untuk memasak dan menyiapkan makanan.

🍳 Wajan
Panci
🥄 Sendok
🍴 Garpu
🍽️ Piring
🥛 Gelas
🔪 Pisau
🔥 Kompor

Fungsi Benda-Benda Dapur:

  • Piring & Mangkuk: Tempat meletakkan makanan lezat.
  • Sendok & Garpu: Alat untuk menyuap makanan ke mulut.
  • Gelas & Cangkir: Tempat menampung air minum atau susu hangat.
  • Wajan & Panci: Alat untuk menggoreng dan merebus masakan Ibu.
  • Kompor: Alat penghasil api untuk memasak makanan hingga matang.
  • Aturan Keselamatan di Dapur: Ingat! Pisau dan kompor adalah benda yang tajam dan panas, jadi kita harus didampingi orang tua saat di dapur.

5. Penutup: Teks Bacaan Singkat

Hobi Sinta dan Makanan Enak Ibu

Sinta adalah anak yang rajin dan kreatif. Sinta memiliki hobi melukis. Hari ini Sinta melukis gambar buah apel merah yang indah di kamarnya. Setelah selesai melukis, Sinta berjalan ke dapur. Di dapur, Ibu sedang memasak sup hangat. Sinta membantu Ibu mengambilkan piring dan sendok di atas meja. Dapur Ibu sangat bersih dan rapi. Semua peralatan seperti panci, wajan, piring, dan gelas ditata pada tempatnya. Sinta dan Ibu makan bersama dengan rasa gembira dan bersyukur kepada Allah Swt.

📌 Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) akan dilampirkan oleh guru secara terpisah pada bagian bawah post ini.

6. Kesimpulan Materi

Setiap anak memiliki hobi yang menyenangkan seperti Sinta yang suka melukis. Selain itu, kita juga bisa belajar mengenali benda-benda di dapur seperti piring, sendok, wajan, dan gelas. Menjaga kebersihan peralatan dapur dan membantu orang tua adalah wujud rasa syukur kita atas rezeki yang Allah berikan.

7. Catatan Evaluasi Pengajaran (Refleksi Guru)

Aspek Evaluasi Deskripsi / Catatan Lapangan
Kendala Pembelajaran
Tindak Lanjut (Solusi)
Data Ketuntasan Siswa

Siswa yang paham utuh:

Siswa yang belum paham:

Kamis, 24 September 2026

Materi Ajar (Jumat, 25 September 2026)

 

📅 Jum’at, 25 September 2026🏫 Kelas 1 Abu Bakar Ash-Shiddiq

Pembelajaran Harian Kelas 1 SD

Seni Rupa
📋 Identitas Pembelajaran
Nama Guru:Purwanti, S.Pd.
Hari / Tanggal:Jum’at / 25 September 2026
Satuan Pendidikan:SD Al Azhar 1 Bandar Lampung
Fase / Kelas:A / 1 Abu Bakar Ash-Shiddiq
Mata Pelajaran:Seni Rupa
Materi Pokok:Membuat gambar mati menjadi hidup (Membuat karya seni potong tempel)
Pertemuan ke:9 (Sembilan)
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Assalamualaikum Warrahmatullohi Wabarokatuh

Pagi anak shalih dan shalihah hari ini kita akan kembali belajar bersama. Sebelum menyimak pembelajaran di bawah ini silakan persiapkan diri untuk salat duha dan murojaah terlebih dahulu ya. ✨

🕌 Reminder Ibadah
Jangan lupa tunaikan Salat Duha dan lanjutkan dengan Murojaah hafalan Al-Qur'anmu hari ini!
💡 Kilas Balik Materi
Masih ingatkah kamu tentang materi sebelumnya? Yaps betul yaitu tentang “Ayo menghias menggunakan garis”.
Renungan & Kebesaran Allah SWT: Allah SWT adalah Al-Khaliq (Pencipta) yang menciptakan alam semesta dengan keindahan luar biasa, Al-Malik (Pemilik/Pengatur), dan Ar-Razaq (Pemberi Rezeki) yang melimpahkan bahan-bahan di sekitar kita. Melalui pembelajaran Seni Rupa hari ini, kita belajar mengagungkan ciptaan Allah dengan merangkai bentuk-bentuk sederhana menjadi karya seni potong tempel yang indah dan bermanfaat!
🎯 Capaian Pembelajaran (CP)
SENI RUPA
Peserta didik mampu mengenal, merespon, dan mengekspresikan diri melalui karya seni rupa (menggunting, menempel, dan membentuk) dengan memanfaatkan unsur rupa di lingkungan sekitar.
Sumber: Fase A · SK BSKAP Nomor 046/H/KR/2025
✅ Tujuan Pembelajaran (TP)
SENI RUPA
  1. Peserta didik dapat memahami langkah-langkah dasar membuat karya seni potong dan tempel.
  2. Peserta didik dapat mengkombinasikan berbagai bentuk geometri datar menjadi sebuah komposisi gambar pemandangan rumah yang kreatif.
🗺️ Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
SENI RUPA
Mengenal bentuk geometri dasar → Mempersiapkan alat dan bahan (gunting, lem, kertas) → Memotong kertas sesuai pola → Menyusun dan menempel komponen gambar → Membuat gambar mati menjadi hidup (karya seni potong tempel) ✓
🧩 Strategi & Metode Pembelajaran
📌 Metode Pembelajaran
Saintifik, Discovery Learning, Tanya Jawab, Penugasan, Observasi, Studi Pustaka
🎨 Alat Peraga & Media
PPT/Modul, Media Gambar, Video Pembelajaran, Lingkungan Sekitar

📖 Rincian Pembelajaran: Seni Rupa Kelas 1

1. 📺 Video Pembelajaran

Silakan simak video tutorial pembuatan karya seni di bawah ini untuk memahami cara menggunting dan menempel bentuk geometri dengan rapi:

2. 📚 Rangkuman Materi

Mengenal Seni Potong dan Tempel (Kolase & Montase Sederhana)

Seni rupa tidak hanya menggambar dengan pensil warna, tetapi kita juga bisa membuat karya seni rupa tiga dimensi atau dua dimensi menggunakan teknik potong dan tempel. Bahan utama yang sering digunakan adalah kertas origami, kertas HVS, gunting, dan lem kertas.

Alat dan Bahan Utama:

  • Kertas HVS: Sebagai media atau kanvas dasar tempat menempel gambar.
  • Kertas Origami: Kertas warna-warni yang dipotong menjadi berbagai bentuk geometri (segitiga, persegi, lingkaran) untuk membentuk rumah, pohon, matahari, dan kolam.
  • Gunting: Alat untuk memotong kertas sesuai pola (digunakan dengan hati-hati atau didampingi orang dewasa).
  • Lem Kertas: Perekat agar potongan kertas menempel kuat pada kertas HVS.
  • Spidol Hitam: Digunakan untuk memberikan detail garis tambahan, mata, atau ekspresi pada objek agar gambar mati menjadi terlihat lebih hidup!

Dengan merangkai bangun datar sederhana, kita bisa menghasilkan pemandangan rumah yang indah, lengkap dengan pepohonan, kolam ikan berbebek, serta awan di langit cerah.

3. ✍️ Asesmen Formatif (Latihan Soal Literasi & Numerasi)

Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan memilih salah satu jawaban yang paling tepat!

1. Alat yang digunakan untuk memotong kertas origami menjadi berbagai bentuk bangun datar adalah...
A. Lem kertas
B. Gunting
C. Penggaris
2. Pada pembuatan bentuk rumah dari kertas origami, bagian atap rumah biasanya dibentuk dengan menyerupai bangun datar...
A. Lingkaran
B. Segitiga
C. Persegi panjang
3. Bahan utama yang ditempelkan di atas kertas HVS untuk menghias karya seni potong tempel agar berwarna-warni adalah...
A. Kertas origami
B. Batu kali
C. Plastik sampah
4. Agar gambar objek buatan kita seperti bebek atau rumah terlihat lebih hidup dan berekspresi, kita bisa menambahkan detail garis menggunakan...
A. Kapur tulis
B. Spidol hitam
C. Kain wol
5. Ibu guru meminta Siti membuat 3 bentuk lingkaran kuning untuk hiasan matahari dan buah pada pohon. Jika Siti sudah memotong 2 lingkaran, berapa lingkaran lagi yang harus Siti potong?
A. 1 lingkaran
B. 2 lingkaran
C. 5 lingkaran
🔑 Kunci Jawaban & Penjelasan (Dibuka setelah pembelajaran selesai):
  1. B (Gunting) — Gunting adalah alat potong yang tajam untuk membentuk kertas.
  2. B (Segitiga) — Atap rumah pada umumnya berbentuk segitiga di atas dinding persegi.
  3. A (Kertas origami) — Kertas origami memiliki beragam warna cerah yang sangat bagus untuk kerajinan seni tempel.
  4. B (Spidol hitam) — Spidol hitam sangat baik untuk memperjelas garis tepi, mata, dan paruh objek.
  5. A (1 lingkaran) — Operasi hitung sederhana: 3 - 2 = 1 lingkaran lagi.

Pembelajaran Hari Ini Selesai!

Alhamdulillah, kita telah menyelesaikan pembelajaran dengan baik hari ini. Terima kasih kepada semua anak saleh dan salehah yang telah mengikuti pembelajaran dengan penuh semangat dan antusias!

📌 Kesimpulan Materi Hari Ini: Hari ini kita telah belajar bagaimana memanfaatkan bentuk geometri dari kertas origami untuk digunting, ditempel, dan dirangkai menjadi karya seni potong tempel pemandangan rumah yang indah dan kreatif.
👩‍🏫 Tabel Refleksi Pembelajaran Guru:
1. Kendala Pembelajaran
2. Tindak Lanjut
3. Siswa yang Sudah Paham
Bagaimana perasaanmu setelah mengikuti pembelajaran hari ini? (Klik salah satu)

Selasa, 22 September 2026

Materi Ajar (Rabu, 23 September 2026)

 IDENTITAS

Nama Guru                           : Nike Bella Shinta, S.Pd.

Mapel                                     : Bahasa Indonesia

Hari / Tanggal                      : Rabu / 23 September 2026

Fase / Kelas                           : A / 1 Utsman bin Affan

Materi                                    : Mendengarkan Cerita tentang Sahabat

 1 Capaian Pembelajaran (CP)

Elemen: Menyimak, Menulis – Fase A (Kelas I dan II)

Pada akhir Fase A, peserta didik mampu menyimak dan memahami isi cerita sederhana yang dibacakan, menjawab pertanyaan tentang isi cerita, serta menuliskan pendapat sederhana tentang makna sahabat berdasarkan cerita yang didengar.

 2 Tujuan Pembelajaran

🎯 TP UMUM

Murid dapat menyimak cerita tentang sahabat, menjawab pertanyaan tentang isi cerita, dan menuliskan arti atau makna sahabat menurut pemahamannya sendiri.

🤝 MEANINGFUL

Melalui cerita tentang persahabatan Mika dan Tio, peserta didik mampu mengaitkan makna sahabatdengan pengalaman mereka bersama teman dekat.

🗣️ MEANINGFUL

Peserta didik mampu menceritakan pengalamannya bersama sahabat, misalnya saling membantu atau bermain bersama.

🧘 MINDFUL

Melalui kegiatan menyimak cerita dengan tenang, peserta didik mampu memahami sikap-sikap yang menunjukkan persahabatan yang baik.

🔍 MINDFUL

Peserta didik mampu memeriksa kembali tulisannya tentang arti sahabat agar sesuai dengan isi cerita dan pengalamannya.

😄 JOYFUL

Melalui kegiatan bermain peran menirukan sikap sahabat yang baik dan berbagi cerita tentang sahabat masing-masing, peserta didik mampu belajar dengan gembira dan penuh semangat.

 3 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Berikut alur pencapaian Tujuan Pembelajaran di atas, mulai dari kesadaran diri (mindful), pemahaman konsep inti (TP umum), pemaknaan dalam kehidupan (meaningful), hingga penerapannya secara menyenangkan (joyful):

Kode

Alur Tujuan Pembelajaran

3.1

MINDFUL Peserta didik menyimak cerita tentang sahabat dengan tenang dan saksama.

3.2

TP UMUM Peserta didik menjawab pertanyaan tentang isi cerita dan menuliskan arti sahabat menurut pemahamannya. ← inti materi

3.3

MEANINGFUL Peserta didik mengaitkan makna sahabat dengan pengalaman bersama teman dekat.

3.4

MEANINGFUL Peserta didik menceritakan pengalaman bersama sahabat.

3.5

MINDFUL Peserta didik memeriksa kembali tulisan tentang arti sahabat agar sesuai isi cerita.

3.6

JOYFUL Peserta didik mempraktikkan bermain peran sikap sahabat yang baik dan berbagi cerita dengan gembira.

 

 4 Model & Metode Pembelajaran

🌱 Model: Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) berbasis cerita dan pengalaman nyata, memadukan unsur mindful, meaningful, dan joyful.

🔍 Discovery Learning – siswa menemukan sendiri makna sahabat melalui cerita dan diskusi.

📖 Bercerita (Storytelling) – guru menceritakan kisah persahabatan Mika dan Tio dengan ekspresif.

💬 Tanya Jawab & Diskusi Kelompok – siswa menjawab pertanyaan tentang isi cerita dan berdiskusi tentang arti sahabat.

🎭 Permainan Peran (Role Play) – siswa memerankan sikap-sikap sahabat yang baik, misalnya saling membantu dan berbagi.

📝 Penugasan – latihan menjawab pertanyaan dan menuliskan arti sahabat menurut pemahamannya.

 5 Pembukaan: Mengenal Kebesaran Allah

الْوَدُود

Al-Wadud (Yang Maha Mengasihi)

Allah mengasihi hamba-Nya, mengajarkan kita untuk saling menyayangi sesama, termasuk kepada sahabat.

الرَّحِيم

Ar-Rahim (Yang Maha Penyayang)

Allah Maha Penyayang, dan sahabat sejati juga saling menyayangi satu sama lain.

الْوَلِي

Al-Wali (Yang Maha Menolong dan Melindungi)

Allah menolong dan melindungi hamba-Nya, seperti sahabat yang saling menolong dalam kebaikan.

💡 Kaitan dengan Materi Hari Ini

Allah Al-Wadud mengasihi kita dan mengajarkan agar kita saling menyayangi, termasuk kepada sahabat. Allah Ar-Rahim adalah Yang Maha Penyayang, dan sahabat sejati juga saling menyayangi satu sama lain. Allah Al-Wali menolong dan melindungi hamba-Nya, seperti sahabat yang saling menolong dalam kebaikan. Hari ini kita akan belajar tentang arti sahabat melalui cerita yang akan kita dengarkan.

🤔 Pertanyaan Perenungan:

1. Allah Al-Wadud mengasihi semua makhluk-Nya. Bagaimana caramu menunjukkan kasih sayang kepada sahabatmu?

2. Allah Ar-Rahim Maha Penyayang. Apa yang akan kamu lakukan jika sahabatmu sedang sedih?

3. Allah Al-Wali menolong hamba-Nya. Mengapa penting bagi sahabat untuk saling menolong?

 6 Yuk, Ingat Lagi! (Menyusun Kata dan Mencocokkan Gambar)

Sebelum belajar materi baru, jawablah Benar (B) atau Salah (S) pada pernyataan berikut ini!

1. Kata “bola” tersusun dari huruf b-o-l-a.  B / S

2. Setelah menyusun kata, kita tidak perlu membacanya.  B / S

3. Mencocokkan gambar dengan kata membantu kita memahami makna kata tersebut.  B / S

4. Menuliskan nama benda dilakukan sebelum mengamati gambar.  B / S

5. Kata “buku” dapat dicocokkan dengan gambar buku.  B / S

✅ Kunci Jawaban Review:

1. Benar   2. Salah (kata yang disusun perlu dibaca dengan lafal yang tepat)   3. Benar   4. Salah (mengamati gambar dilakukan terlebih dahulu)   5. Benar

 7 Video Pembelajaran

🎬 Tonton video cerita tentang sahabat di atas sebelum melanjutkan membaca materi, ya!

 8 Ayo Belajar: Mendengarkan Cerita tentang Sahabat

📖 A. Menyimak Cerita “Mika dan Tio, Sahabat Sejati”

Mika dan Tio adalah sahabat sejak kecil. Mereka selalu bermain bersama, belajar bersama, dan saling membantu.

Suatu hari, Tio terjatuh saat bermain di taman dan lututnya terluka. Mika segera menghampiri dan membantu Tio berdiri, lalu mengantarnya ke Bu Guru untuk diobati. Tio berterima kasih kepada Mika karena telah menolongnya.

Di lain waktu, Mika lupa membawa pensil saat ujian. Tio yang melihat hal itu segera meminjamkan salah satu pensilnya kepada Mika.

Mereka berdua selalu saling menjaga, saling membantu, dan tidak pernah bertengkar lama. Karena itulah, Mika dan Tio dikenal sebagai sahabat sejati yang saling menyayangi.

❓ B. Menjawab Pertanyaan tentang Isi Cerita

1. Sejak kapan Mika dan Tio bersahabat?

2. Apa yang dilakukan Mika ketika Tio terjatuh?

3. Apa yang dilakukan Tio ketika Mika lupa membawa pensil?

4. Mengapa Mika dan Tio disebut sahabat sejati?

✍️ C. Menuliskan Arti Sahabat

Latihan berbicara: sampaikan pendapatmu secara lisan tentang apa itu sahabat.

Latihan menulis: tuliskan satu atau dua kalimat tentang arti sahabat menurutmu, misalnya “Menurutku, sahabat adalah orang yang selalu membantu dan menyayangi kita.”

 9 Ayo Berlatih! (10 Soal Pilihan Ganda)

MUDAH

1. Mika dan Tio adalah ....

A. musuh

B. sahabat

C. orang asing

D. guru

MUDAH

2. Apa yang terjadi pada Tio saat bermain di taman?

A. Tio menang lomba

B. Tio terjatuh dan terluka

C. Tio pulang duluan

D. Tio tertidur

MUDAH

3. Siapa yang menolong Tio saat terjatuh?

A. Bu Guru

B. Mika

C. Ayah Tio

D. Tidak ada yang menolong

SEDANG

4. Apa yang dilakukan Tio ketika Mika lupa membawa pensil?

A. mengejek Mika

B. meminjamkan pensilnya

C. diam saja

D. memarahi Mika

SEDANG

5. Sikap yang ditunjukkan Mika dan Tio dalam cerita adalah ....

A. saling bermusuhan

B. saling membantu dan menyayangi

C. saling mengejek

D. saling diam

SEDANG

6. Kalimat yang tepat untuk menjelaskan arti sahabat adalah ....

A. sahabat adalah orang yang tidak peduli

B. sahabat adalah orang yang selalu membantu dan menyayangi kita

C. sahabat adalah orang yang suka mengejek

D. sahabat adalah orang yang jarang bertemu

SEDANG

7. Mika dan Tio disebut sahabat sejati karena ....

A. mereka sering bertengkar

B. mereka saling menjaga dan membantu

C. mereka tidak pernah bertemu

D. mereka tidak saling mengenal

SUKAR

8. Jika sahabatmu sedang kesulitan, sikap yang tepat adalah ....

A. membiarkannya

B. membantu semampu kita

C. menertawakannya

D. pergi menjauh

SUKAR

9. Mengapa penting memiliki sahabat yang saling menolong seperti Mika dan Tio?

A. agar hidup terasa lebih ringan dan menyenangkan

B. agar bisa saling mengejek

C. tidak penting

D. agar bisa bermusuhan

SUKAR

10. Menurutmu, apa yang sebaiknya dilakukan jika sahabatmu berbuat salah?

A. mengejeknya di depan teman lain

B. mengingatkan dengan baik dan sopan

C. memusuhinya

D. membiarkannya terus berbuat salah

 ✓ Kunci Jawaban

1. B

2. B

3. B

4. B

5. B

6. B

7. B

8. B

9. A

10. B

 10 Jejak Pembelajaran Mendalam

Pembelajaran hari ini dirancang dengan pendekatan Deep Learning yang memuat tiga unsur berikut:

🧘 Mindful (Kesadaran Penuh)

●       Mengenal Asmaul Husna Al-Wadud, Ar-Rahim, dan Al-Wali di awal pembelajaran melatih siswa merenungkan pentingnya kasih sayang dan tolong-menolong.

●       Kegiatan menyimak cerita dengan tenang melatih ketelitian siswa memahami sikap-sikap persahabatan yang baik.

●       Memeriksa kembali tulisan tentang arti sahabat agar sesuai isi cerita melatih kesadaran diri siswa.

🎯 Meaningful (Bermakna)

●       Cerita Mika dan Tio dikaitkan dengan pengalaman nyata siswa bersama sahabat mereka.

●       Siswa menceritakan pengalamannya bersama sahabat, misalnya saling membantu atau bermain bersama.

😄 Joyful (Menyenangkan)

●       Permainan peran menirukan sikap sahabat yang baik membuat siswa lebih mudah dan senang memahami makna sahabat.

●       Kegiatan berbagi cerita tentang sahabat masing-masing membuat siswa antusias berbicara tanpa merasa tertekan.

 11 Kesimpulan

Hari ini kita belajar menyimak cerita tentang sahabat, menjawab pertanyaan tentang isi cerita, dan menuliskan arti sahabat menurut pemahaman kita. Seperti Allah Al-Wadud dan Ar-Rahim yang mengasihi dan menyayangi, mari kita menjadi sahabat yang saling menyayangi, membantu, dan menjaga satu sama lain. 🌟