Minggu, 04 Oktober 2026

Materi Ajar (Senin, 5 Oktober 2026)

 

🌈 Belajar Yuk Kelas 1 ✨

Pembelajaran Harian · Kurikulum Merdeka

👩‍🏫
Nama GuruPurwanti, S.Pd.
📅
Hari / TanggalSenin, 5 Oktober 2026
🎒
Fase / KelasFase A / Kelas 1
📖
Mata PelajaranBahasa Indonesia
🔁
Pertemuan Ke3
⭐
Hari Ini Kita BelajarSeru Bersama!
🔤
MateriMENGENAL HURUF KONSONAN
Huruf konsonan 🌈 (huruf vokal A, I, U, E, O berwarna abu-abu)
BCDFGHJKLMNPQRSTVWXYZ
AIUEO
💬 Apersepsi: Yuk, Mulai dengan Doa!

Bismillahirrahmanirrahim 🤲
Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Apa kabar, anak sholih/ah? 😊 Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah kalian shalat subuh hari ini? 🕌 Jangan lupa ya, Nak. Shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya. Yuk, kita kenali tiga kebesaran Allah, lalu kita hubungkan dengan pelajaran Bahasa Indonesia hari ini!

👄Allah Maha Khaliq (Pencipta)

اللَّهُ خَالِقُ كُلِّ شَيْءٍ
QS. Az-Zumar: 62 — Allah Pencipta segala sesuatu.

Allah menciptakan bibir, lidah, dan gigi kita. Dengan bibir kita bisa mengucapkan B, M, P. Dengan lidah kita bisa mengucapkan T, D, L. Hebat sekali ciptaan Allah! 👅

🤗Allah Maha Malik (Pemelihara)

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
QS. Al-Fatihah: 2 — Allah Tuhan yang memelihara seluruh alam.

Allah memelihara kita dengan baik, termasuk mulut dan suara kita. Kita juga harus menjaganya: gosok gigi dan ucapkan kata-kata yang baik. 🪥 Contohnya terima kasih, maaf, dan tolong.

🍚Allah Maha Razaq (Pemberi Rezeki)

إِنَّ اللَّهَ هُوَ الرَّزَّاقُ
QS. Adz-Dzariyat: 58 — Allah Maha Pemberi rezeki.

Allah memberi kita rezeki berupa makanan. 🍞🥛🍌 Coba tebak huruf pertamanya: roti, susu, pisang. Semuanya diawali huruf konsonan! Jangan lupa bilang Alhamdulillah.

Kemarin kita sudah belajar tentang mengenal huruf konsonan. 🔤 Hari ini kita lanjutkan mengenal huruf konsonan dengan lebih seru. Siapkan buku, pensil, dan semangatmu!

🎯Setelah belajar hari ini, aku bisa mengenal dan menyebutkan huruf konsonan, serta bersyukur atas nikmat Allah.

Ayo semangat belajar! 💪🌟

Gg Ll Ff Nn

Bahasa Indonesia Kelas 1
Mengenal Huruf Konsonan g, l, f, n dan Suku Katanya

Kelas 1 SD/MI · Fase A · 3 × 35 menit

Identitas Mata Pelajaran

Capaian Pembelajaran

Pada akhir Fase A, murid dapat menyimak dan memahami kata serta kalimat sederhana. Murid mengenal huruf dan bunyinya, membaca kata dan kalimat pendek, berbicara dengan lafal yang jelas, dan menulis huruf, suku kata, serta kata sederhana dengan benar.

Catatan guru: ini rangkuman CP Bahasa Indonesia Fase A. Silakan cocokkan redaksinya dengan dokumen CP resmi dari Kemendikdasmen sebelum dicantumkan di perangkat ajar.

Tujuan Pembelajaran

Murid dapat melafalkan huruf konsonan g, l, f, n dan suku katanya (ga-gi-gu-ge-go, la-li-lu-le-lo, fa-fi-fu-fe-fo, na-ni-nu-ne-no) serta menebalkan kata.

Kegiatan belajarKategori
Berdoa, bernapas pelan, dan merasakan gerak bibir dan lidah saat berbicara (apersepsi)Mindful
Menonton video pembelajaran huruf g, l, f, nJoyful
Bernyanyi dan menirukan suku kata ga-gi-gu-ge-go dengan tepuk tanganJoyful
Bermain kartu gambar: menyebut benda di sekitar yang berawalan g, l, f, nMeaningful
Berlatih melafalkan dengan cermin kecil, memperhatikan posisi bibir dan lidahMindful
Menebalkan kata (gula, lele, fajar, nasi) dengan tenang dan rapiMindful
Membaca kata dari benda di rumah dan dapur, lalu menceritakannya kepada temanMeaningful
Bersyukur atas mulut, lidah, dan kemampuan berbicara dari AllahMindful

Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengenal bentuk dan bunyi huruf g, l, f, n.
  2. Melafalkan suku kata dengan vokal a, i, u, e, o untuk tiap huruf.
  3. Menyebut dan mengenali kata benda sehari-hari yang memuat suku kata tersebut.
  4. Membaca kata dengan memotong menjadi suku kata (gu-la, le-le, fa-jar, na-si).
  5. Menebalkan kata mengikuti garis putus-putus dengan arah tulisan yang benar.

Materi

Bahasa Indonesia: Mengenal Huruf Konsonan g, l, f, n dan Suku Katanya

Alokasi Waktu

3 × 35 menit

Model dan Metode Pembelajaran

Model: Pembelajaran fonik (bunyi huruf ke suku kata ke kata) dengan pendekatan bermain.
Metode: demonstrasi pelafalan, menirukan, bernyanyi, permainan kartu, tanya jawab, dan penugasan menebalkan.

Media dan Alat Peraga

  • Kartu huruf Gg, Ll, Ff, Nn dan kartu suku kata
  • Kartu gambar: gigi, gula, lele, lilin, fajar, foto, nasi, nanas
  • Benda nyata: gelas, gula, nasi, nanas (jika ada)
  • Cermin kecil untuk melihat gerak bibir
  • Papan tulis, kapur atau spidol warna
  • Lembar menebalkan kata dan buku tulis bergaris
  • Video pembelajaran, laptop/proyektor

Pendahuluan: Apersepsi Ayat

Ajak murid berdoa, lalu tarik napas pelan tiga kali. Minta murid memegang bibirnya dan berkata "aaa, uuu, ooo". Rasakan bagaimana bibir dan lidah bergerak.

Allah Maha Mencipta. Allah menciptakan mulut, lidah, bibir, dan gigi kita agar bisa mengucapkan huruf dan kata.
Allah Maha Memelihara. Allah menjaga suara kita tetap sehat. Kita pun menjaganya dengan berbicara baik dan jelas.
Allah Maha Memberi Rezeki. Allah memberi kita gula, nasi, dan nanas untuk dimakan. Nama-nama rezeki itu bisa kita baca hari ini.

Terjemahan ringkas QS. Ar-Rahman: 3–4: "Dia menciptakan manusia dan mengajarnya pandai berbicara."
Terjemahan ringkas QS. Al-'Alaq: 4–5: "Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya."

Pertanyaan Pemantik

  • Apa yang terjadi kalau kita tidak punya lidah atau bibir? Bisakah kita menyebut "la-la-la"?
  • Mengapa Allah menciptakan banyak huruf dan bunyi berbeda?
  • Apa makanan di rumahmu yang namanya berawalan g, l, f, atau n? Siapa yang memberimu makanan itu?
  • Bagaimana cara kita bersyukur dengan suara dan kata-kata kita?

Pembukaan: Review Materi Sebelumnya

Materi pertemuan lalu: ucapan terima kasih. Murid menjawab dengan lisan.

Soal 1. Ibu memberimu bekal makan siang. Apa yang kamu ucapkan?
Kunci: "Terima kasih, Bu."

Soal 2. Temanmu meminjamkan pensil. Setelah selesai, kamu mengembalikannya dengan mengucapkan apa? Dan jawaban temanmu?
Kunci: "Terima kasih." Teman menjawab, "Sama-sama."

Inti Pembelajaran: Video dan Penjelasan

Video Pembelajaran

Tontonlah video belajar huruf konsonan g, l, f, n dan suku katanya. Guru dapat memilih video yang paling cocok lalu menempelkannya di sini.

Tonton Video Huruf g, l, f, n di YouTube

Untuk menanam video langsung di Blogger: pilih satu video, klik Bagikan → Sematkan, lalu tempel kodenya di bawah tombol ini.

Konsonan dan Suku Kata

Huruf konsonan adalah huruf yang bunyinya "dibantu" huruf vokal (a, i, u, e, o). Kalau digabung, jadi suku kata. Contoh: g + a = ga. Beberapa suku kata digabung menjadi kata, seperti gu + la = gula.

Huruf e punya dua bunyi. Pada "lele" dibaca e, pada "gelas" dibaca ə (e lemah). Guru mengucapkan contoh, murid menirukan.
Gg
Huruf g
Pangkal lidah naik, suara keluar dari tenggorokan.
gagigugego
🦷gigigi-gi
🍬gulagu-la
🥛gelasge-las
Ll
Huruf l
Ujung lidah menyentuh langit-langit mulut.
lalilulelo
🐟lelele-le
🕯️lilinli-lin
🪰lalatla-lat
Ff
Huruf f
Gigi atas menyentuh bibir bawah, lalu tiup pelan.
fafifufefo
🌅fajarfa-jar
📷fotofo-to
🛋️sofaso-fa
Nn
Huruf n
Ujung lidah di belakang gigi atas, suara lewat hidung.
naninuneno
🍚nasina-si
🍍nanasna-nas
👵nenekne-nek

Membaca dalam Kehidupan Sehari-hari

🍚 Nenek makan nasi dengan ikan lele.

🥛 Ibu menuang air ke dalam gelas.

🍬 Ayah menaruh gula di dalam teh.

📷 Kakak memotret foto saat fajar.

Cara membaca: eja suku katanya pelan-pelan (na – si), lalu gabungkan (nasi). Ulangi sambil menunjuk setiap suku kata.

Menebalkan Kata

Menebalkan kata berarti mengikuti garis putus-putus dengan pensil hingga tebal. Pegang pensil dengan tiga jari, mulai dari kiri ke kanan, dan jangan terburu-buru.

gulalelefajarnasi

Tebalkan kata-kata di atas pada lembar kerja atau buku tulis.

Penutup: Asesmen Formatif

Nama: .........................................   Kelas: 1

Soal 1 (mudah). Lengkapi suku kata: ga – gi – …… – ge – go

Soal 2 (mudah). 🍚 Lengkapi kata: ……-si

Soal 3 (sedang). Susun suku kata menjadi kata: to – fo → ……………

Soal 4 (sedang). Tulis suku kata pertama dari kata ini: gula → ……, lele → ……, fajar → ……, nasi → ……

Soal 5 (sukar). Isi titik dengan kata dari kotak [ nasi · lele · gula · fajar ]:
"Nenek makan …………… dengan ikan …………… ."

Kunci Jawaban

1. gu
2. na (nasi)
3. foto
4. gu, le, fa, na
5. nasi; lele

Kesimpulan

  • Konsonan g, l, f, n bergabung dengan vokal a, i, u, e, o menjadi suku kata.
  • Suku kata digabung menjadi kata, misalnya gu-la, le-le, fa-jar, na-si.
  • Menebalkan kata dilakukan dari kiri ke kanan dengan rapi dan tenang.
  • Kita bersyukur kepada Allah Yang Maha Mencipta, Maha Memelihara, dan Maha Memberi Rezeki atas mulut dan kemampuan berbicara.

Kesimpulan Pengajaran (Diisi Guru)

Kendala Pembelajaran

Tindak Lanjut

Siswa yang Paham dan Belum Paham

Rabu, 30 September 2026

Materi Ajar (Kamis, 1 Oktober 2026)

🌈 Belajar Yuk Kelas 1 ✨

Pembelajaran Harian · Kurikulum Merdeka

👩‍🏫
Nama GuruPurwanti, S.Pd.
📅
Hari / TanggalKamis, 1 Oktober 2026
🎒
Fase / KelasFase A / Kelas 1
🔢
Mata PelajaranMatematika
🔁
Pertemuan Ke2
⭐
Hari Ini Kita BelajarSeru Bersama!
➖
MateriPENGURANGAN
🍎🍎🍎🍎🍎
5 − 2 = 3
Ada 5 apel, dimakan 2, sisanya 3 🍎🍎🍎
💬 Apersepsi: Yuk, Mulai dengan Doa!

Bismillahirrahmanirrahim 🤲
Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Apa kabar, anak sholih/ah? 😊 Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah kalian shalat subuh hari ini? 🕌 Jangan lupa ya, Nak. Shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya. Yuk, kita kenali tiga kebesaran Allah, lalu kita hubungkan dengan pelajaran Matematika hari ini!

🌍Allah Maha Khaliq (Pencipta)

اللَّهُ خَالِقُ كُلِّ شَيْءٍ
QS. Az-Zumar: 62 — Allah Pencipta segala sesuatu.

Allah menciptakan apel, pisang, dan jeruk yang bisa kita hitung. 🍎🍌🍊 Ada 5 apel, lalu 2 apel diambil. Berapa sisanya? Itulah pengurangan!

🤗Allah Maha Malik (Pemelihara)

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
QS. Al-Fatihah: 2 — Allah Tuhan yang memelihara seluruh alam.

Allah menjaga kita dengan baik. Kita pun harus menjaga mainan dan makanan kita. Kalau 4 mainan dipinjam teman 1, kita jaga yang masih ada. Sisanya berapa? 🧸

🍚Allah Maha Razaq (Pemberi Rezeki)

إِنَّ اللَّهَ هُوَ الرَّزَّاقُ
QS. Adz-Dzariyat: 58 — Allah Maha Pemberi rezeki.

Allah memberi kita rezeki berupa makanan. 🍪 Ada 6 kue, kita makan 2 kue. Sisanya 4 kue. Jangan lupa bilang Alhamdulillah dan berbagi, ya!

Kemarin kita sudah belajar soal cerita pengurangan. 📖 Hari ini kita lanjutkan belajar pengurangan dengan lebih seru. Siapkan buku, pensil, dan semangatmu!

🎯Setelah belajar hari ini, aku bisa mengurangi dua bilangan dengan benar dan bersyukur atas nikmat Allah.

Ayo semangat belajar! 💪🌟

🍎🍎🍎🍎🍎

Matematika Kelas 1
Pengurangan dengan Benda Konkret

Kelas 1 SD/MI · Fase A · 3 × 35 menit

Identitas Mata Pelajaran

Capaian Pembelajaran

Pada akhir Fase A, murid memiliki rasa bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100. Murid dapat membaca, menulis, membandingkan, dan mengurutkan bilangan. Murid juga dapat menyelesaikan masalah sehari-hari yang melibatkan penjumlahan dan pengurangan dengan bantuan benda konkret, gambar, dan simbol.

Catatan guru: ini rangkuman CP Matematika Fase A. Silakan cocokkan redaksinya dengan dokumen CP resmi dari Kemendikdasmen sebelum dicantumkan di perangkat ajar.

Tujuan Pembelajaran

Murid dapat menceritakan dan menuliskan pengurangan menggunakan benda konkret.

Kegiatan belajarKategori
Berdoa, bernapas pelan, dan menghitung ciptaan Allah di sekitar (apersepsi)Mindful
Menonton video pembelajaran penguranganJoyful
Memperagakan pengurangan dengan benda nyata (kelereng, tutup botol, daun)Meaningful
Bermain "Benda yang Pergi": satu teman mengambil benda, yang lain menebak sisanyaJoyful
Menceritakan pengurangan dari pengalaman sendiri (jajan, mainan, buah di rumah)Meaningful
Menuliskan kalimat pengurangan seperti 6 − 2 = 4 dengan tenang dan telitiMindful
Bersyukur di akhir pembelajaran atas rezeki yang dimilikiMindful

Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengenal arti "mengurangi": ada benda yang diambil, pergi, atau hilang.
  2. Menghitung jumlah benda awal, lalu memisahkan benda yang dikurangi.
  3. Menghitung benda yang tersisa.
  4. Menceritakan kejadian pengurangan dengan kalimat sendiri.
  5. Menuliskan cerita itu sebagai kalimat pengurangan (contoh: 6 − 2 = 4).

Materi

Matematika: Pengurangan (bilangan sampai 10)

Alokasi Waktu

3 × 35 menit

Model dan Metode Pembelajaran

Model: Problem Based Learning sederhana dengan pendekatan konkret–bergambar–simbol.
Metode: bercerita, demonstrasi, tanya jawab, permainan, dan penugasan.

Media dan Alat Peraga

  • Benda nyata: kelereng, tutup botol, batu kecil, daun, stik es krim, buah asli
  • Kartu angka 0–10 dan kartu tanda kurang (−) dan sama dengan (=)
  • Gambar cerita bergambar dan papan tulis
  • Video pembelajaran, laptop/proyektor
  • Kotak "benda ajaib" (kotak tertutup untuk menyembunyikan benda)
  • Kertas kosong dan pensil warna

Pendahuluan: Apersepsi Ayat

Ajak murid berdoa, lalu tarik napas pelan tiga kali. Tunjukkan 5 buah apel atau kelereng.

Allah Maha Mencipta. Allah menciptakan apel, pohon, dan tangan kita yang bisa menghitung.
Allah Maha Memelihara. Allah menjaga pohon apel agar tumbuh dan berbuah.
Allah Maha Memberi Rezeki. Allah memberi kita makanan setiap hari.

Terjemahan ringkas QS. 'Abasa: 24: "Maka hendaklah manusia memperhatikan makanannya."
Terjemahan ringkas QS. Hud: 6: "Tidak ada satu makhluk pun di bumi, kecuali Allah yang memberi rezekinya."

Pertanyaan Pemantik

  • Kalau kamu punya 5 apel lalu memakan 2, apa yang terjadi pada apelmu?
  • Siapa yang memberimu apel itu? Bagaimana caramu berterima kasih?
  • Kalau rezeki kita dibagi kepada teman, apakah kita rugi? Mengapa?
  • Mengapa kita perlu pandai menghitung sisa barang milik kita?

Pembukaan: Review Materi Sebelumnya

Materi pertemuan lalu: mengurangkan dengan cerita. Bacakan soal, murid menjawab dengan jari atau benda.

Soal 1. Ani punya 5 balon. 2 balon terbang. Berapa balon Ani sekarang?
Kunci: 5 − 2 = 3 balon

Soal 2. Budi punya 8 kelereng. Ia memberi 3 kelereng kepada adik. Berapa kelereng Budi sekarang?
Kunci: 8 − 3 = 5 kelereng

Inti Pembelajaran: Video dan Penjelasan

Video Pembelajaran

Tontonlah video tentang pengurangan untuk kelas 1. Guru dapat memilih video yang paling cocok lalu menempelkannya di sini.

Tonton Video Pengurangan di YouTube

Untuk menanam video langsung di Blogger: pilih satu video, klik Bagikan → Sematkan, lalu tempel kodenya di bawah tombol ini.

Apa itu Pengurangan?

Pengurangan berarti benda menjadi lebih sedikit karena ada yang diambil, dimakan, pergi, atau hilang. Tanda untuk pengurangan adalah − (dibaca "kurang").

Kata kunci cerita pengurangan: diambil, dimakan, terbang, pergi, hilang, diberikan, dipinjam.

Contoh 1: Apel di Meja

🍎🍎🍎🍎🍎🍎

Ada 6 apel di meja.

🍎🍎🍎🍎🍎🍎

Ibu mengambil 2 apel. Apel yang bersilang sudah diambil.

6 − 2 = 4

Cerita: "Ada 6 apel di meja. Ibu mengambil 2 apel. Sisa apel ada 4."

Contoh 2: Permen Adik

🍬🍬🍬🍬🍬🍬🍬
🍬🍬🍬🍬🍬🍬🍬

Adik punya 7 permen dan memakan 3 permen.

7 − 3 = 4

Contoh 3: Ayam di Halaman

🐔🐔🐔🐔🐔
🐔🐔🐔🐔🐔

Ada 5 ayam. 1 ayam pergi ke kandang.

5 − 1 = 4

Langkah Mengurangi dengan Benda Konkret

  1. Siapkan benda sejumlah bilangan awal. Hitung satu per satu.
  2. Ambil benda sebanyak bilangan yang dikurangi. Geser ke samping.
  3. Hitung benda yang masih tertinggal. Itu jawabannya.
  4. Ceritakan dengan kalimat: "Ada ... , diambil ... , sisa ... ."
  5. Tuliskan dengan angka: ... − ... = ... .

Kalimat Bercerita Pengurangan

"Ada 6 kelereng. Yang diambil 2 kelereng. Sisa kelereng ada 4.
Kalimat pengurangannya 6 − 2 = 4."

Ayo Bermain: Benda yang Pergi

  1. Guru menaruh 5 tutup botol di meja. Murid menghitung bersama.
  2. Murid menutup mata. Guru menyembunyikan 2 tutup botol.
  3. Murid membuka mata, menghitung sisa, lalu menceritakan dan menuliskannya.
  4. Bergantian dengan teman sebangku menggunakan benda yang berbeda.
Ingat: hasil pengurangan selalu lebih kecil dari bilangan awal. Kalau tidak ada yang diambil (− 0), jumlahnya tetap.

Penutup: Asesmen Formatif

Tugas Evaluasi

Nama: .........................................   Kelas: 1

Kesimpulan

  • Pengurangan berarti benda menjadi lebih sedikit karena diambil, pergi, atau hilang.
  • Kita dapat menghitung sisa dengan benda nyata, lalu menceritakan dan menuliskannya.
  • Contoh penulisan: 6 − 2 = 4 dibaca "enam kurang dua sama dengan empat".
  • Kita bersyukur kepada Allah Yang Maha Memberi Rezeki dan belajar berbagi dengan teman.

Kesimpulan Pengajaran (Diisi Guru)

Kendala Pembelajaran

Tindak Lanjut

Siswa yang Paham dan Belum Paham