Senin, 02 November 2026

Materi Ajar (Selasa, 3 November 2026)

 

🌈 Belajar Yuk Kelas 1 ✨

Pembelajaran Harian · Kurikulum Merdeka

👩‍🏫
Nama GuruPurwanti, S.Pd.
📅
Hari / TanggalSelasa, 3 November 2026
🎒
Fase / KelasFase A / Kelas 1
🔢
Mata PelajaranMatematika
🔁
Pertemuan Ke7
⭐
Hari Ini Kita BelajarSeru Bersama!
📖
MateriSOAL CERITA PENGURANGAN
📖 Yuk, Baca Ceritanya!
Ibu membeli 8 jeruk. Ibu memberikan 3 jeruk kepada adik. Berapa jeruk Ibu sekarang?
🍊🍊🍊🍊🍊🍊🍊🍊
5 jeruk tersisa, 3 jeruk diberikan
👀1. BacaBaca ceritanya
🔎2. Cari tahuAda 8, diberi 3
✏️3. Hitung8 − 3 = 5
✅4. Jawab & cekSisa 5 jeruk. 5 + 3 = 8
Kata “diberikan”, “hilang”, atau “dimakan” memberi petunjuk untuk mengurangi 🕵️
💬 Apersepsi: Yuk, Mulai dengan Doa!

Bismillahirrahmanirrahim 🤲
Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Apa kabar, anak sholih/ah? 😊 Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah kalian shalat subuh hari ini? 🕌 Jangan lupa ya, Nak. Shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya. Yuk, kita kenali tiga kebesaran Allah, lalu kita hubungkan dengan pelajaran Matematika hari ini!

🐦Allah Maha Khaliq (Pencipta)

اللَّهُ خَالِقُ كُلِّ شَيْءٍ
QS. Az-Zumar: 62 — Allah Pencipta segala sesuatu.

Allah menciptakan burung-burung yang terbang di langit. 🐦 Cerita: ada 9 burung di pohon, lalu 4 burung terbang pergi. Berapa burung yang masih di pohon? 9 − 4 = 5 burung. Indah sekali ciptaan Allah, dan bisa kita jadikan cerita matematika!

🤗Allah Maha Malik (Pemelihara)

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
QS. Al-Fatihah: 2 — Allah Tuhan yang memelihara seluruh alam.

Allah memelihara kita, dan kita juga memelihara hewan kesayangan. Cerita: Dina memelihara 7 ikan. 🐟 Ia memberikan 2 ikan kepada temannya. Sisa ikan Dina: 7 − 2 = 5 ikan. Kita rawat ikan itu dengan baik, ya!

🍪Allah Maha Razaq (Pemberi Rezeki)

إِنَّ اللَّهَ هُوَ الرَّزَّاقُ
QS. Adz-Dzariyat: 58 — Allah Maha Pemberi rezeki.

Allah memberi kita rezeki berupa makanan. Cerita: ada 10 kue, kita makan 4 kue. Sisanya: 10 − 4 = 6 kue. 🍪 Ucapkan Alhamdulillah, lalu bagikan sisanya kepada teman!

Kemarin kita sudah belajar tentang mengecek pengurangan dengan penjumlahan. 🔍 Hari ini kita memakainya untuk menyelesaikan soal cerita pengurangan. Siapkan buku, pensil, dan semangatmu!

🎯Setelah belajar hari ini, aku bisa menyelesaikan soal cerita pengurangan dan mengecek jawabanku, serta bersyukur atas nikmat Allah.

Ayo semangat belajar! 💪🌟

📖➖ Matematika Kelas 1
Cerita Pengurangan
Bilangan Dua Angka: Bersusun dan Garis Bilangan

📋 Identitas Mata Pelajaran

1. Capaian Pembelajaran (Fase A)

Pada akhir Fase A, peserta didik memiliki pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100. Mereka dapat melakukan penjumlahan dan pengurangan dengan benda konkret, serta memahami makna tanda “=” dalam kalimat matematika penjumlahan dan pengurangan. Peserta didik juga mampu menyelesaikan masalah sehari-hari yang melibatkan operasi tersebut dengan gambar atau benda nyata.
Catatan: ini ringkasan CP Matematika Fase A (Kemendikdasmen). Mohon cocokkan redaksinya dengan dokumen CP resmi terbaru yang Bapak/Ibu pegang.

2. Tujuan Pembelajaran

Murid dapat menyelesaikan soal cerita pengurangan bilangan dua angka menggunakan pengurangan bersusun dan garis bilangan.

Pelaksanaan dalam kegiatan belajar:

KegiatanKategori
Berdoa dan menarik napas dalam sebelum belajarMindful
Menyimak ayat dan pertanyaan pemantik dengan tenangMindful
Membaca soal cerita pelan-pelan, menandai yang diketahui dan yang ditanyakanMindful
Menyelesaikan cerita tentang telur, permen, dan stiker milik sendiriMeaningful
Menghubungkan kata “sisa”, “diberikan”, “dimakan” dengan penguranganMeaningful
Memeriksa jawaban dengan penjumlahan dan menjelaskannya kepada temanMeaningful
Menonton video pembelajaranJoyful
Melompat mundur di garis bilangan besar di lantai kelasJoyful
Bermain “Detektif Cerita” dan mendapat bintang pujianJoyful

3. Alur Tujuan Pembelajaran

Pecahan TPKegiatan pencapaian
1.1 Mengenal puluhan dan satuanMenyusun bilangan 48 dari 4 ikat stik puluhan dan 8 stik satuan
1.2 Mengurangkan dengan garis bilanganMundur puluhan, lalu mundur satuan: 48 − 23
1.3 Mengurangkan dengan cara bersusunMenulis angka ke bawah, kurangi satuan dulu, lalu puluhan
1.4 Memahami soal cerita penguranganMenemukan kata kunci dan menulis kalimat matematika
1.5 Menyelesaikan soal ceritaMenyelesaikan cerita dengan kedua cara, lalu memeriksa dengan penjumlahan
1.6 Menunjukkan pemahamanMengerjakan 10 soal isian (asesmen formatif)

4. Materi

Cerita pengurangan (bilangan dua angka tanpa menyimpan).

5. Alokasi Waktu

3 × 35 menit (105 menit): pendahuluan dan review 20 menit, inti 55 menit, penutup 30 menit.

6. Model dan Metode Pembelajaran

Model: Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) sederhana. Murid memecahkan masalah cerita sehari-hari.
Metode: demonstrasi benda konkret, tanya jawab, diskusi berpasangan, permainan “Detektif Cerita”, dan penugasan.

7. Media dan Alat Peraga

  • Video pembelajaran, laptop/proyektor
  • Stik es krim: ikatan puluhan (isi 10) dan stik satuan
  • Blok nilai tempat atau kartu puluhan dan satuan
  • Garis bilangan besar (di lantai, papan, atau tali) dan garis bilangan di lembar kerja
  • Kartu soal cerita, kartu kata kunci (sisa, diberikan, dimakan, hilang, terbang)
  • Papan nilai tempat (puluhan dan satuan) dan uang mainan
  • Papan tulis, lembar kerja, dan bintang pujian

🌙 Pendahuluan: Apersepsi Ayat

Ucapkan salam, berdoa bersama, lalu tarik napas dalam tiga kali.

1. Allah Maha Pencipta. Allah menciptakan segala sesuatu dengan ukuran dan jumlah yang tepat (QS. Al-Qamar: 49), seperti telur, ikan, buah, dan permen yang bisa kita hitung.

2. Allah Maha Memelihara. Allah mencukupi kebutuhan kita setiap hari. Kita belajar berhitung agar pandai mengatur dan menjaga yang kita punya.

3. Allah Maha Pemberi Rezeki. Rezeki kadang berkurang karena kita pakai atau kita bagikan. Allah dapat memberi rezeki dari arah yang tidak disangka.

وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ

(QS. At-Talaq: 3) Dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.

Pertanyaan pemantik:

  1. Kalau kamu punya 48 permen, lalu memberi 23 kepada teman, apakah permenmu berkurang? Berapa yang tersisa?
  2. Mengapa berbagi itu baik, walaupun jumlah yang kita punya berkurang?
  3. Bagaimana cara kita memeriksa bahwa hitungan sisa permen kita benar?

🔁 Pembukaan: Review Materi Sebelumnya

Materi: pengurangan bilangan sederhana.

Soal review
  1. 15 − 4 = …
  2. 30 − 10 = …
Kunci: 1) 11 2) 20
Catatan guru: pesan Bapak/Ibu menyebut “Ketika Dama Melaut” (cerita Bahasa Indonesia), sehingga soal review saya buat dari pengurangan dasar. Silakan sesuaikan dengan materi Matematika pertemuan sebelumnya.

🎬 Inti Pembelajaran: Penjelasan


Materi:

Soal cerita pengurangan adalah cerita tentang benda yang berkurang (diberikan, dimakan, pergi, hilang, atau diambil). Kita mencari sisa bendanya dengan pengurangan (−).

🔑 Kata-kata ajaib tanda pengurangan:

🎁diberikan
😋dimakan
🕊️terbang pergi
💥meletus / hilang

👣 Langkah menyelesaikan soal cerita:

1🔍Baca ceritanya dengan teliti.
2🤔Cari jumlah awal dan jumlah yang berkurang.
3✏️Tulis kalimat matematikanya: jumlah awal − yang berkurang = ...
4🧮Hitung dengan gambar, benda, atau garis bilangan.
5✅Cek jawabanmu dengan penjumlahan, lalu tulis jawabannya.

🍬 Contoh 1

Sinta punya 8 permen. Ia memberikan 3 permen kepada temannya. Berapa sisa permen Sinta sekarang?

🍬🍬🍬🍬🍬🍬🍬🍬
8 − 3 = 5

Jadi, sisa permen Sinta adalah 5 permen. ✅ Cek: 5 + 3 = 8.

🎈 Contoh 2

Dodi mempunyai 7 balon. 3 balon meletus. Berapa balon Dodi yang tersisa?

🎈🎈🎈🎈🎈🎈🎈
7 − 3 = 4

Jadi, balon Dodi yang tersisa adalah 4 balon. ✅ Cek: 4 + 3 = 7.

🐦 Contoh 3 (pakai garis bilangan)

Ada 8 burung di pohon. 3 burung terbang pergi. Berapa burung yang masih di pohon?

012345678910−1−1−1 8 − 3 = 5

Mulai dari 8, melompat mundur 3 langkah: 7, 6, 5. Jadi, ada 5 burung di pohon.

🎮 Ayo Bermain: "Detektif Cerita Angka" 🔍

Setiap kelompok (maksimal 4 orang) mendapat kartu soal cerita. Selesaikan dengan gambar atau benda konkret (kelereng, kancing, lidi), lalu tebak hasilnya. Wakil kelompok maju mempresentasikan jawabannya!
CeritaKalimat MatematikaSisa
Ada 6 ayam, 2 ayam pergi.6 − 2 = 44 ayam
Ada 9 apel, 5 apel dimakan.9 − 5 = 44 apel
Ada 10 bunga, 4 bunga dipetik.10 − 4 = 66 bunga
💭 Ayo Berpikir: Soal cerita pengurangan mana yang paling kamu sukai? Mengapa?

✍️ Penutup: Asesmen Formatif

A. Pilihan Ganda

1Sinta punya 8 permen. Ia memberikan 3 permen kepada temannya. Sisa permen Sinta adalah ...
A. 4 permen
B. 5 permen
C. 6 permen
D. 11 permen
✅ Jawaban: B (8 − 3 = 5)
2Tanda "−" dibaca ...
A. kurang
B. tambah
C. sama dengan
D. kali
✅ Jawaban: A
3Dodi punya 7 balon. 3 balon meletus. Balon Dodi yang tersisa ada ...
A. 10 balon
B. 5 balon
C. 4 balon
D. 3 balon
✅ Jawaban: C (7 − 3 = 4)
4Ada 9 burung di pohon. 4 burung terbang pergi. Kalimat pengurangan yang benar adalah ...
A. 9 + 4 = 13
B. 4 − 9 = 5
C. 9 − 5 = 4
D. 9 − 4 = 5
✅ Jawaban: D
5Ibu punya 10 apel. 6 apel dimakan. Sisa apel Ibu adalah ...
A. 4 apel
B. 16 apel
C. 5 apel
D. 3 apel
✅ Jawaban: A (10 − 6 = 4)

B. Isian Singkat

1Budi punya 7 kue. Ia memakan 2 kue. Sisa kue Budi ada      kue.
✅ Jawaban: 5 (7 − 2 = 5)
2Ada 5 ayam. 2 ayam pergi. Sisa ayam ada      ekor.
✅ Jawaban: 3 (5 − 2 = 3)
3Untuk mengecek 8 − 3 = 5, kita hitung 5 + 3 =     .
✅ Jawaban: 8

C. Esai

1Ani punya 9 permen. Ia memberikan 4 permen kepada adiknya. Tuliskan kalimat pengurangannya dan berapa sisa permen Ani!
✅ Jawaban: 9 − 4 = 5. Sisa permen Ani adalah 5 permen.
2Buatlah satu soal cerita pengurangan sampai 10, lalu selesaikan jawabannya sendiri!
✅ Jawaban (contoh): Ada 6 bebek di kolam. 2 bebek pergi. Berapa sisa bebek? 6 − 2 = 4. Sisa 4 bebek. (jawaban lain yang sesuai juga benar, hasil tidak lebih dari 10)

⭐ Kesimpulan Materi

Soal cerita pengurangan dapat diselesaikan dengan garis bilangan (mundur puluhan lalu satuan) atau pengurangan bersusun (kurangi satuan dulu, lalu puluhan). Kata sisa, diberikan, dan dimakan sering menandakan pengurangan. Periksa jawaban dengan penjumlahan. Alhamdulillah, Allah memberi rezeki dan kemampuan berhitung. Mari kita berbagi dan bersyukur. 🌟

📝 Kesimpulan Pengajaran

Kendala Pembelajaran

 

Tindak Lanjut

 

Siswa yang Paham dan Belum Paham

 

Minggu, 01 November 2026

Materi Ajar (Senin, 2 November 2026)

 

🌈 Belajar Yuk Kelas 1 ✨

Pembelajaran Harian · Kurikulum Merdeka

👩‍🏫
Nama GuruPurwanti, S.Pd.
📅
Hari / TanggalSenin, 2 November 2026
🎒
Fase / KelasFase A / Kelas 1
📖
Mata PelajaranBahasa Indonesia
🔁
Pertemuan Ke1
⭐
Hari Ini Kita BelajarSeru Bersama!
👨‍👩‍👧‍👦
MateriMENGENAL ANGGOTA KELUARGA INTI
👨‍👩‍👧‍👦 Ini Keluargaku!
👨Ayah
👩Ibu
👦Kakak
👧Adik
🧒AkuAnak sholih/ah
💬 Ayah, Ibu, Kakak, dan Adik adalah keluarga intiku!
Keluarga inti adalah ayah, ibu, dan anak-anak yang tinggal bersama 🏠❤️
💬 Apersepsi: Yuk, Mulai dengan Doa!

Bismillahirrahmanirrahim 🤲
Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Apa kabar, anak sholih/ah? 😊 Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah kalian shalat subuh hari ini? 🕌 Jangan lupa ya, Nak. Shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya. Yuk, kita kenali tiga kebesaran Allah, lalu kita hubungkan dengan pelajaran Bahasa Indonesia hari ini tentang keluarga!

👨‍👩‍👧‍👦Allah Maha Khaliq (Pencipta)

اللَّهُ خَالِقُ كُلِّ شَيْءٍ
QS. Az-Zumar: 62 — Allah Pencipta segala sesuatu.

Allah menciptakan kita dan memberi kita keluarga: ayah, ibu, kakak, dan adik. ❤️ Setiap anggota keluarga adalah ciptaan Allah yang istimewa dan harus kita sayangi.

🤗Allah Maha Malik (Pemelihara)

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
QS. Al-Fatihah: 2 — Allah Tuhan yang memelihara seluruh alam.

Allah memelihara kita lewat ayah dan ibu yang merawat kita dengan penuh kasih sayang. 🏠 Kita juga memelihara keluarga dengan menyayangi adik, menghormati kakak, patuh pada ayah dan ibu, serta saling menolong.

🍚Allah Maha Razaq (Pemberi Rezeki)

إِنَّ اللَّهَ هُوَ الرَّزَّاقُ
QS. Adz-Dzariyat: 58 — Allah Maha Pemberi rezeki.

Allah memberi rezeki melalui keluarga kita. Ayah bekerja mencari nafkah 💼, ibu menyiapkan makanan 🍳, dan kita makan bersama. Ucapkan Alhamdulillah, lalu katakan “Terima kasih, Ayah dan Ibu!”

Kemarin kita sudah belajar membaca cerita “Ketika Dama Melaut”. 🌊 Hari ini kita lanjutkan belajar mengenal anggota keluarga inti, yaitu ayah, ibu, kakak, dan adik. Siapkan semangat dan senyum cerahmu!

🎯Setelah belajar hari ini, aku bisa menyebutkan anggota keluarga intiku dan bersyukur atas keluarga yang Allah berikan.

Ayo semangat belajar! 💪🌟

👨‍👩‍👧‍👦 Bahasa Indonesia Kelas 1
Mengenal Keluarga Inti
Menyimak Cerita dan Membuat Kartu Identitas

📋 Identitas Mata Pelajaran

1. Capaian Pembelajaran (Fase A)

Pada akhir Fase A, peserta didik mampu menyimak dan memahami pesan atau cerita lisan sederhana, serta menyampaikan gagasan dan informasi tentang diri dan lingkungannya dengan kosakata yang tepat dan lafal yang jelas. Peserta didik juga mampu membaca dan memirsa teks sederhana, serta menulis kata dan kalimat sederhana dengan tanda baca dasar. Pembelajaran hari ini menguatkan elemen menyimak, berbicara, dan menulis.
Catatan: ini ringkasan CP Bahasa Indonesia Fase A. Mohon cocokkan redaksinya dengan dokumen CP resmi terbaru (Kemendikdasmen) yang Bapak/Ibu pegang.

2. Tujuan Pembelajaran

Murid dapat menyebutkan nama dan identitas anggota keluarga inti melalui kegiatan menyimak cerita dan membuat kartu identitas.

Pelaksanaan dalam kegiatan belajar:

KegiatanKategori
Berdoa dan menarik napas dalam sebelum belajarMindful
Menyimak ayat dan pertanyaan pemantik dengan tenangMindful
Menyimak cerita “Keluarga Rani” dengan fokus, lalu mengingat nama dan kegiatan tiap anggotaMindful
Menceritakan ayah, ibu, kakak, dan adik sendiri kepada temanMeaningful
Membuat kartu identitas keluarga dengan nama, panggilan, dan hobi nyataMeaningful
Mengucapkan terima kasih dan rasa sayang kepada keluargaMeaningful
Menonton video pembelajaranJoyful
Bermain peran memperkenalkan keluarga memakai boneka atau gambarJoyful
Menghias kartu identitas, pameran mini, dan mendapat bintang pujianJoyful

3. Alur Tujuan Pembelajaran

Pecahan TPKegiatan pencapaian
1.1 Mengenal anggota keluarga intiMenonton video dan mengamati gambar: ayah, ibu, kakak, adik
1.2 Menyimak cerita tentang keluargaMenyimak cerita “Keluarga Rani”, lalu menjawab pertanyaan
1.3 Menyebutkan nama dan identitas anggota keluargaMenyebutkan nama, panggilan, dan kegiatan dengan pola kalimat “Ayahku bernama …”
1.4 Membuat kartu identitas keluargaMengisi kartu: nama, panggilan, hobi, lalu menghias
1.5 Menunjukkan pemahamanMemperkenalkan keluarga di depan teman dan mengerjakan 10 soal isian

4. Materi

Mengenal keluarga inti: menyebutkan nama dan identitas anggota keluarga inti melalui menyimak cerita dan membuat kartu identitas.

5. Alokasi Waktu

2 × 35 menit (70 menit): pendahuluan dan review 15 menit, inti 40 menit, penutup 15 menit.

6. Model dan Metode Pembelajaran

Model: Contextual Teaching and Learning (CTL) dipadukan Pembelajaran Berbasis Proyek sederhana. Murid membuat satu produk berupa kartu identitas keluarga.
Metode: menyimak cerita, tanya jawab, bermain peran, praktik membuat kartu, dan pameran karya.

7. Media dan Alat Peraga

  • Video pembelajaran, laptop/proyektor
  • Gambar atau foto keluarga (dibawa dari rumah, bila ada) dan boneka keluarga
  • Teks cerita “Keluarga Rani” dan buku cerita
  • Kartu identitas kosong, kertas, pensil, krayon, dan stiker
  • Kartu kata: ayah, ibu, kakak, adik, nama, panggilan, hobi
  • Papan tulis, bintang pujian, dan tempat pameran karya

🌙 Pendahuluan: Apersepsi Ayat

Ucapkan salam, berdoa bersama, lalu tarik napas dalam tiga kali.

1. Allah Maha Pencipta. Allah menciptakan kita dalam sebuah keluarga, dan menjadikan di antara anggota keluarga rasa kasih dan sayang.

وَجَعَلَ بَيْنَكُم مَّوَدَّةً وَرَحْمَةً

(QS. Ar-Rum: 21) Dan Dia menjadikan di antara kamu rasa kasih dan sayang.

2. Allah Maha Memelihara. Allah memelihara kita lewat ayah, ibu, dan keluarga yang menjaga, merawat, dan mengajari kita. Kita diperintahkan berbuat baik kepada orang tua (QS. Al-Isra’: 23).

3. Allah Maha Pemberi Rezeki. Allah memberi rezeki melalui ayah yang bekerja dan ibu yang memasak, sehingga kita bisa makan, belajar, dan tumbuh sehat (QS. Hud: 6).

Pertanyaan pemantik:

  1. Siapa saja yang tinggal bersamamu di rumah? Apa yang mereka lakukan untukmu setiap hari?
  2. Kalau kamu tidak punya keluarga yang merawatmu, apa yang akan sulit bagimu? Mengapa kita perlu bersyukur?
  3. Bagaimana caramu berterima kasih kepada Allah atas keluargamu?

🔁 Pembukaan: Review Materi Sebelumnya

Materi: Ketika Dama Melaut.

Soal review
  1. Judul cerita yang kita pelajari adalah “Ketika Dama …”
  2. Melaut artinya pergi ke … untuk mencari ikan.
Kunci: 1) melaut 2) laut
Catatan guru: silakan ganti dengan pertanyaan yang sesuai isi cerita pada buku Bapak/Ibu.

🎬 Inti Pembelajaran: Video dan Penjelasan

Tonton video pembelajaran: “Mengenal Keluarga Inti: Ayah, Ibu, Kakak, Adik untuk Kelas 1 SD”

▶ Tonton di YouTube

Tautan ini membuka hasil pencarian YouTube. Ganti dengan tautan satu video pilihan Bapak/Ibu agar siswa langsung menonton.

A. Apa itu keluarga inti?

Keluarga inti adalah keluarga yang tinggal bersama dalam satu rumah, biasanya terdiri atas ayah, ibu, dan anak (kakak dan adik). Setiap anggota punya nama, panggilan, dan peran.

Catatan: Setiap keluarga bisa berbeda. Ada anak yang tinggal bersama kakek, nenek, paman, atau wali. Semua keluarga berharga dan patut disayangi.
AyahIbuKakakAdik

B. Menyimak cerita “Keluarga Rani”

Namaku Rani. Umurku 7 tahun. Aku suka menggambar.

Ayahku bernama Pak Budi. Ayah bekerja sebagai guru. Ayah suka membaca buku.

Ibuku bernama Bu Sari. Ibu suka memasak. Masakan ibu enak sekali.

Adikku bernama Dito. Umurnya 3 tahun. Dito suka bermain mobil-mobilan.

Kami keluarga yang rukun. Aku sayang keluargaku.

Tanya jawab setelah menyimak: Siapa nama ayah Rani? Apa pekerjaan ayah? Apa yang disukai ibu? Siapa adik Rani?

C. Identitas anggota keluarga

Identitas adalah keterangan tentang seseorang. Untuk keluarga, kita menyebutkan: nama, panggilan, dan hobi atau kegiatan.

AnggotaNamaPanggilanKegiatan/hobi
👨 AyahBudiAyahBekerja sebagai guru, membaca buku
👩 IbuSariIbuMemasak
👧 AkuRaniRaniMenggambar
👶 AdikDitoDitoBermain mobil-mobilan

Pola kalimat:

Ayahku bernama Budi.
Ayah bekerja sebagai guru.
Adikku suka bermain mobil-mobilan.

D. Ayo membuat kartu identitas keluarga!

KARTU IDENTITAS KELUARGAKU(foto/gambar)Nama: BudiPanggilan: AyahHubungan: AyahkuHobi: Membaca buku
Langkah membuat kartu:
  1. Pilih satu anggota keluargamu (ayah, ibu, kakak, atau adik).
  2. Gambar wajahnya di kotak foto.
  3. Tulis nama, panggilan, hubungan, dan hobinya.
  4. Hias kartu dengan krayon, lalu ceritakan kepada temanmu: “Ini ayahku. Ayahku bernama …”

Bermain peran: Murid memperkenalkan keluarganya dengan boneka atau gambar, menggunakan pola kalimat di atas. Teman yang menyimak menjawab, “Wah, keluargamu hebat!”

✍️ Penutup: Asesmen Formatif

Isilah titik-titik berikut dengan benar!

Mudah

  1. Ayah, ibu, dan anak disebut keluarga …
  2. Orang tua laki-lakiku kupanggil …
  3. Orang tua perempuanku kupanggil …

Sedang

  1. Saudara yang lebih muda dari kita dipanggil …
  2. Pada kartu identitas, selain nama dan panggilan, kita menulis …
  3. Menurut cerita, ayah Rani bekerja sebagai …
  4. Menurut cerita, adik Rani bernama …

Sukar

  1. Lengkapi kalimat tentang ibumu: “Ibuku bernama …”
  2. Kita harus … dan menghormati ayah dan ibu.
  3. Sebutkan tiga anggota keluargamu dan panggilannya: …
🔑 Kunci Jawaban
1) inti   2) ayah (bapak)   3) ibu (bunda/mama)   4) adik   5) hobi (kegiatan)   6) guru   7) Dito   8) jawaban bervariasi sesuai nama ibu murid   9) menyayangi   10) jawaban bervariasi, misal ayah, ibu, kakak
Skor: tiap nomor 10 poin. Tuntas jika minimal 80.

⭐ Kesimpulan Materi

Keluarga inti terdiri atas ayah, ibu, dan anak. Setiap anggota keluarga punya nama, panggilan, dan kegiatan. Kita dapat memperkenalkan keluarga dengan kalimat sederhana, misalnya “Ayahku bernama Budi”, dan membuat kartu identitas. Alhamdulillah, Allah memberi kita keluarga yang menyayangi. Mari kita menyayangi dan menghormati mereka. 🌟

📝 Kesimpulan Pengajaran

Kendala Pembelajaran

 

Tindak Lanjut

 

Siswa yang Paham dan Belum Paham