Rabu, 30 September 2026

Materi Ajar (Kamis, 1 Oktober 2026)

๐ŸŒˆ Belajar Yuk Kelas 1 ✨

Pembelajaran Harian · Kurikulum Merdeka

๐Ÿ‘ฉ‍๐Ÿซ
Nama GuruPurwanti, S.Pd.
๐Ÿ“…
Hari / TanggalKamis, 1 Oktober 2026
๐ŸŽ’
Fase / KelasFase A / Kelas 1
๐Ÿ”ข
Mata PelajaranMatematika
๐Ÿ”
Pertemuan Ke2
⭐
Hari Ini Kita BelajarSeru Bersama!
➖
MateriPENGURANGAN
๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ
5 − 2 = 3
Ada 5 apel, dimakan 2, sisanya 3 ๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ
๐Ÿ’ฌ Apersepsi: Yuk, Mulai dengan Doa!

Bismillahirrahmanirrahim ๐Ÿคฒ
Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Apa kabar, anak sholih/ah? ๐Ÿ˜Š Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah kalian shalat subuh hari ini? ๐Ÿ•Œ Jangan lupa ya, Nak. Shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya. Yuk, kita kenali tiga kebesaran Allah, lalu kita hubungkan dengan pelajaran Matematika hari ini!

๐ŸŒAllah Maha Khaliq (Pencipta)

ุงู„ู„َّู‡ُ ุฎَุงู„ِู‚ُ ูƒُู„ِّ ุดَูŠْุกٍ
QS. Az-Zumar: 62 — Allah Pencipta segala sesuatu.

Allah menciptakan apel, pisang, dan jeruk yang bisa kita hitung. ๐ŸŽ๐ŸŒ๐ŸŠ Ada 5 apel, lalu 2 apel diambil. Berapa sisanya? Itulah pengurangan!

๐Ÿค—Allah Maha Malik (Pemelihara)

ุงู„ْุญَู…ْุฏُ ู„ِู„َّู‡ِ ุฑَุจِّ ุงู„ْุนَุงู„َู…ِูŠู†َ
QS. Al-Fatihah: 2 — Allah Tuhan yang memelihara seluruh alam.

Allah menjaga kita dengan baik. Kita pun harus menjaga mainan dan makanan kita. Kalau 4 mainan dipinjam teman 1, kita jaga yang masih ada. Sisanya berapa? ๐Ÿงธ

๐ŸšAllah Maha Razaq (Pemberi Rezeki)

ุฅِู†َّ ุงู„ู„َّู‡َ ู‡ُูˆَ ุงู„ุฑَّุฒَّุงู‚ُ
QS. Adz-Dzariyat: 58 — Allah Maha Pemberi rezeki.

Allah memberi kita rezeki berupa makanan. ๐Ÿช Ada 6 kue, kita makan 2 kue. Sisanya 4 kue. Jangan lupa bilang Alhamdulillah dan berbagi, ya!

Kemarin kita sudah belajar soal cerita pengurangan. ๐Ÿ“– Hari ini kita lanjutkan belajar pengurangan dengan lebih seru. Siapkan buku, pensil, dan semangatmu!

๐ŸŽฏSetelah belajar hari ini, aku bisa mengurangi dua bilangan dengan benar dan bersyukur atas nikmat Allah.

Ayo semangat belajar! ๐Ÿ’ช๐ŸŒŸ

๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ

Matematika Kelas 1
Pengurangan dengan Benda Konkret

Kelas 1 SD/MI · Fase A · 3 × 35 menit

Identitas Mata Pelajaran

Capaian Pembelajaran

Pada akhir Fase A, murid memiliki rasa bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100. Murid dapat membaca, menulis, membandingkan, dan mengurutkan bilangan. Murid juga dapat menyelesaikan masalah sehari-hari yang melibatkan penjumlahan dan pengurangan dengan bantuan benda konkret, gambar, dan simbol.

Catatan guru: ini rangkuman CP Matematika Fase A. Silakan cocokkan redaksinya dengan dokumen CP resmi dari Kemendikdasmen sebelum dicantumkan di perangkat ajar.

Tujuan Pembelajaran

Murid dapat menceritakan dan menuliskan pengurangan menggunakan benda konkret.

Kegiatan belajarKategori
Berdoa, bernapas pelan, dan menghitung ciptaan Allah di sekitar (apersepsi)Mindful
Menonton video pembelajaran penguranganJoyful
Memperagakan pengurangan dengan benda nyata (kelereng, tutup botol, daun)Meaningful
Bermain "Benda yang Pergi": satu teman mengambil benda, yang lain menebak sisanyaJoyful
Menceritakan pengurangan dari pengalaman sendiri (jajan, mainan, buah di rumah)Meaningful
Menuliskan kalimat pengurangan seperti 6 − 2 = 4 dengan tenang dan telitiMindful
Bersyukur di akhir pembelajaran atas rezeki yang dimilikiMindful

Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengenal arti "mengurangi": ada benda yang diambil, pergi, atau hilang.
  2. Menghitung jumlah benda awal, lalu memisahkan benda yang dikurangi.
  3. Menghitung benda yang tersisa.
  4. Menceritakan kejadian pengurangan dengan kalimat sendiri.
  5. Menuliskan cerita itu sebagai kalimat pengurangan (contoh: 6 − 2 = 4).

Materi

Matematika: Pengurangan (bilangan sampai 10)

Alokasi Waktu

3 × 35 menit

Model dan Metode Pembelajaran

Model: Problem Based Learning sederhana dengan pendekatan konkret–bergambar–simbol.
Metode: bercerita, demonstrasi, tanya jawab, permainan, dan penugasan.

Media dan Alat Peraga

  • Benda nyata: kelereng, tutup botol, batu kecil, daun, stik es krim, buah asli
  • Kartu angka 0–10 dan kartu tanda kurang (−) dan sama dengan (=)
  • Gambar cerita bergambar dan papan tulis
  • Video pembelajaran, laptop/proyektor
  • Kotak "benda ajaib" (kotak tertutup untuk menyembunyikan benda)
  • Kertas kosong dan pensil warna

Pendahuluan: Apersepsi Ayat

Ajak murid berdoa, lalu tarik napas pelan tiga kali. Tunjukkan 5 buah apel atau kelereng.

Allah Maha Mencipta. Allah menciptakan apel, pohon, dan tangan kita yang bisa menghitung.
Allah Maha Memelihara. Allah menjaga pohon apel agar tumbuh dan berbuah.
Allah Maha Memberi Rezeki. Allah memberi kita makanan setiap hari.

Terjemahan ringkas QS. 'Abasa: 24: "Maka hendaklah manusia memperhatikan makanannya."
Terjemahan ringkas QS. Hud: 6: "Tidak ada satu makhluk pun di bumi, kecuali Allah yang memberi rezekinya."

Pertanyaan Pemantik

  • Kalau kamu punya 5 apel lalu memakan 2, apa yang terjadi pada apelmu?
  • Siapa yang memberimu apel itu? Bagaimana caramu berterima kasih?
  • Kalau rezeki kita dibagi kepada teman, apakah kita rugi? Mengapa?
  • Mengapa kita perlu pandai menghitung sisa barang milik kita?

Pembukaan: Review Materi Sebelumnya

Materi pertemuan lalu: mengurangkan dengan cerita. Bacakan soal, murid menjawab dengan jari atau benda.

Soal 1. Ani punya 5 balon. 2 balon terbang. Berapa balon Ani sekarang?
Kunci: 5 − 2 = 3 balon

Soal 2. Budi punya 8 kelereng. Ia memberi 3 kelereng kepada adik. Berapa kelereng Budi sekarang?
Kunci: 8 − 3 = 5 kelereng

Inti Pembelajaran: Video dan Penjelasan

Video Pembelajaran

Tontonlah video tentang pengurangan untuk kelas 1. Guru dapat memilih video yang paling cocok lalu menempelkannya di sini.

Tonton Video Pengurangan di YouTube

Untuk menanam video langsung di Blogger: pilih satu video, klik Bagikan → Sematkan, lalu tempel kodenya di bawah tombol ini.

Apa itu Pengurangan?

Pengurangan berarti benda menjadi lebih sedikit karena ada yang diambil, dimakan, pergi, atau hilang. Tanda untuk pengurangan adalah − (dibaca "kurang").

Kata kunci cerita pengurangan: diambil, dimakan, terbang, pergi, hilang, diberikan, dipinjam.

Contoh 1: Apel di Meja

๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ

Ada 6 apel di meja.

๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ

Ibu mengambil 2 apel. Apel yang bersilang sudah diambil.

6 − 2 = 4

Cerita: "Ada 6 apel di meja. Ibu mengambil 2 apel. Sisa apel ada 4."

Contoh 2: Permen Adik

๐Ÿฌ๐Ÿฌ๐Ÿฌ๐Ÿฌ๐Ÿฌ๐Ÿฌ๐Ÿฌ
๐Ÿฌ๐Ÿฌ๐Ÿฌ๐Ÿฌ๐Ÿฌ๐Ÿฌ๐Ÿฌ

Adik punya 7 permen dan memakan 3 permen.

7 − 3 = 4

Contoh 3: Ayam di Halaman

๐Ÿ”๐Ÿ”๐Ÿ”๐Ÿ”๐Ÿ”
๐Ÿ”๐Ÿ”๐Ÿ”๐Ÿ”๐Ÿ”

Ada 5 ayam. 1 ayam pergi ke kandang.

5 − 1 = 4

Langkah Mengurangi dengan Benda Konkret

  1. Siapkan benda sejumlah bilangan awal. Hitung satu per satu.
  2. Ambil benda sebanyak bilangan yang dikurangi. Geser ke samping.
  3. Hitung benda yang masih tertinggal. Itu jawabannya.
  4. Ceritakan dengan kalimat: "Ada ... , diambil ... , sisa ... ."
  5. Tuliskan dengan angka: ... − ... = ... .

Kalimat Bercerita Pengurangan

"Ada 6 kelereng. Yang diambil 2 kelereng. Sisa kelereng ada 4.
Kalimat pengurangannya 6 − 2 = 4."

Ayo Bermain: Benda yang Pergi

  1. Guru menaruh 5 tutup botol di meja. Murid menghitung bersama.
  2. Murid menutup mata. Guru menyembunyikan 2 tutup botol.
  3. Murid membuka mata, menghitung sisa, lalu menceritakan dan menuliskannya.
  4. Bergantian dengan teman sebangku menggunakan benda yang berbeda.
Ingat: hasil pengurangan selalu lebih kecil dari bilangan awal. Kalau tidak ada yang diambil (− 0), jumlahnya tetap.

Penutup: Asesmen Formatif

Tugas Evaluasi

Nama: .........................................   Kelas: 1

Kesimpulan

  • Pengurangan berarti benda menjadi lebih sedikit karena diambil, pergi, atau hilang.
  • Kita dapat menghitung sisa dengan benda nyata, lalu menceritakan dan menuliskannya.
  • Contoh penulisan: 6 − 2 = 4 dibaca "enam kurang dua sama dengan empat".
  • Kita bersyukur kepada Allah Yang Maha Memberi Rezeki dan belajar berbagi dengan teman.

Kesimpulan Pengajaran (Diisi Guru)

Kendala Pembelajaran

Tindak Lanjut

Siswa yang Paham dan Belum Paham

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar